Sekitar 65-98% Orang Dewasa pernah menderita jerawat, terutama pada usia 16-18 tahun. Orang yang berjerawat biasanya lebih banyak ditemukan pada orang-orang yang terutama di Negara-negara Asean, termasuk Indonesia. Kita sering mendengar ada beberapa Mitos seputar mengenai  jerawat , antara lain 3 mitos itu adalah :

1. Ada yang menyatakan bahwa  Jerawat adalah penyakit yang menular, kenyataannya itu tidak benar sebab contohnya saja ketika pipi kita bertemu dengan pipi lain sewaktu kita berciuman, kuman utama yang berada di jerawat  yang disebut P.acnes , secara komensal sudah berada di dalam unit pilo-sebaseus yang tidak dapat meloncat atau berindah ke pipi orang lain.

2. Selain itu ada juga yang menyatakan bahwa mencuci wajah dapat mencegah jerawat, sebenarnya itu tidak benar sebab ketika sebum diproduksi berlebihan dan teroksidasi oleh radikal bebas, maka mulailah terjadinya berkembangnya suatu jerawat pada kulit wajah tersebut. Kulit wajah yang dijaga kebersihannya tidak akan menjamin terhindar jerawat namun dapat memperkecil risiko munculnya jerawat pada kulit wajah kita.

3. Sering kita mendengar bahwa Cokelat dan kacang adalah penyebab jerwat, sebenarnya tidak benar sebab cokelat itu sendiri tidak dapat menyebabkan jerawat namun kandungan  didalamnya seperti  susu cokelat manis dapat merangsang menimbulkan jerawat  terutama pada susu dan rasa manisnya itu yang dimana terkandung dalam cokelat yang sering kita kosumsi. Sedangkan Kacang sebenarnya tidak dapat menimbulkan jerawat namun cara pengolahan kacang yang di goreng  yang  dapat menyebabkan jerawat dimana  disebabkan oleh minyak yang kita gunakan untuk menggoreng kacang tersebut.

kulit manggis dan jerawat

Kulit Manggis

Banyaknya Klinik kecantikan  yang menawarkan perawatan untuk kulit berjerawat, tapi taukah anda bahwa tidak semua Klinik kecantikan dapat mengobati jerawat kita namun bisa saja sebaliknya jerawat tersebut makin bertambah banyak, tetpi ada juga jerawat di kulit berkurang namun kita ketergantungan dengan produk yang disajikan pada klinik kecantikan tersebut. Ternyata  senyawa yang terkandung dalam ekstrak kulit buah manggis dapat mengobati  jerwat, kulit buah manggis tentu tidak di makan namun karena kullit buah manggis meiliki manfaat yang banyak untuk kesehatan terutama untuk kulit, maka kulit buah manggis diekstraksi  lalu diambil sarinya dan di kemas menjadi suplemen. Namun kembali lagi terhadap kita yang menggunakan dan yang merasakan, sebab yang Mahal belum tentu tidak Bagus dan yang murah juga belum tentu Bagus.

 

Artikel oleh Parawidya Yoga