dimensia

Apa itu Dimensia ? Mungkin Beberapa dari kita belum mengenal apa itu dimensia, karena dimensia ialah bahasa medis dari “Pikun”. Menurut dr. Abdulbar Hamid, Sp.S(K) bagian saraf FKUI/RSUPNCM menjelaskan bahwa dimensia ialah gangguan kognitif global yaitu gangguan memori yang disertai oleh satu gangguan atau lebih, di antaranya ialah gangguan berfikir secara abstrak, gangguan dalam mengambil keputusan, gangguan dalam kemampuan bahasa, praksis, pengenalan benda & orang serta gangguan kepribadian yang dapat mengganggu pekerjaannya.

Dimensia atau Alzheimer biasanya banyak diderita oleh para lansia yang berusia 65 – 85 tahun ke atas, harus diketahui bahwa dimensia bukan merupakan tahap penuaan manusia yang bersifat normal. Biasanya gejala penderita dimensia ialah lupa menyimpan suatu benda, lupa akan kejadian yang baru saja terjadi, lupa nama seseorang dan masih banyak gejala lainnya. Nah, walaupun dimensia lebih banyak diderita oleh para lansia, namun dimensia juga dapat menyerang usia muda loh, bahkan tidak menutup kemungkinan dimensia dapat menyerang kaum remaja.

Maka dari itu kita tidak boleh meremehkan dimensia sedikitpun, karena bisa fatal akibatnya di kemudian hari. dr. Abdulbar Hamid juga menjelaskan ada beberapa faktor penyebab dimensia, yuk kita cari tahu penyebabnya !

  1. Depresi

Depresi merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya dimensia sekitar 4 – 5 %. Depresi biasanya dikarenakan faktor gaya hidup yang kurang baik, misalnya stress karena tugas menumpuk, pekerjaan kantor, tekanan batin, stress putus dengan pacar, dan lain-lain. Sehingga pada saat depresi, kita akan susah untuk berkonsentrasi akan informasi yang kita terima, itulah sebabnya kita lupa terhadap sesuatu, dan biasanya menyerang dengan jangka waktu yang lama.

  1. Minuman beralkohol

Sama halnya dengan depresi, alkohol memberi pengaruh 4 -5% sebagai faktor penyebab dimensia. Selain dapat menyebabkan penyakit jantung, minuman berakohol juga dapat merusak saraf. Seseorang yang mengkonsumsi alkohol secara terus-menerus juga akan kehilangan daya ingatnya akibat adanya gangguan pada otak.

  1. Pengaruh obat-obatan terlarang

Remaja sangat disarankan untuk tidak menggunakan obat-obatan terlarang, walaupun obat-obatan terlarang hanya memberi pengaruh 1-2% terhadap dimensia, namun obat-obatan terlarang dapat berbahaya bagi organ tubuh lainnya, bahkan dapat menyebabkan kematian.

  1. AIDS

Seseorang penderita AIDS akan sangat rentan akan bahaya dimensia. Sebab seseorang dengan kekebalan tubuh yang menurun akan jauh lebih rentan terkena penyakit, dimensia AIDS terjadi karena menurunnya metabolisme pada otak yang disebabkan oleh terinfeksi virus AIDS tersebut.

  1. Penyakit Alzheimer

Tahukah kamu apa itu Alzheimer ? Menurut dr. Samino, SpS (K), Ketua Umum Asosiasi Alzheimer Indonesia (AAzI),yang dilansir health.kompas.com mengatakan bahwa Dimensia Alzheimer adalah penyakit pembunuh otak karena mematikan fungsi sel-sel otak. Alzheimer merupakan salah satu jenis dari dimensia yang memberikan faktor sebesar 50 – 60 %.

Penyebab lainnya bisa dikarenakan stroke, merokok dan pola hidup yang salah. Yang sangat mengerikan ialah seseorang yang menderita dimensia depresi di usia muda, tidak menutup kemungkinan dapat menderita Alzheimer akut di usia tua! Kebanyang gak sih ? terlebih lagi belum ada obat untuk menyembuhkan dimensia ini. Oleh sebab itu kita juga harus mengetahui cara untuk mencegah dimensia tersebut, yakni jangan mengkonsumsi obat-obatan terlarang, gaya hidup sehat, sering mengasah otak, berkonsentasi saat belajar, mencoba untuk mengingat kembali kegiatan yang telah dilakukan, jauhi minuman beralkohol, dan olahraga yang teratur. So guys, yuk cegah dimensia mulai dari sekarang !

 

Dibuat oleh : Widya Natassha Rachim

Sumber ilustrasi foto : nationalgeographic.co.id