Cara Mudah Ubah Mie Instan Jadi Makanan Sehat

Siapa yang tak kenal dengan mie? Bisa dikatakan makanan yang terbuat dari tepung terigu dan telur ini merupakan kuliner sejuta umat. Hampir semua orang suka dengan makanan satu ini sebab merupakan jenis makanan yang disajikan dengan cepat dan dapat ditemukan dimana saja. Baik dalam bentuk kemasan dan bisa dimasak secara instan, maupun yang dapat diolah dengan bumbu-bumbu sendiri. Sebenarnya sah-sah saja makan makanan ini selama cara pengolahannya tepat dan frekuensi konsumsinya yang tidak terlalu sering. Berikut ini adalah beberapa tips atau cara mengubah makanan satu ini menjadi lebih sehat dan layak konsumsi:

  1. Kurangi bumbu.

Baik yang instan maupun yang diolah dengan bumbu-bumbu buatan sendiri, perlu diperhatikan takaran bumbunya. Apalagi untuk yang jenis instan, kandungan MSG dan pengawet yang terkandung dalam bumbunya cukup tinggi dan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan jadi kurangi takaran bumbunya atau mengolah dengan bumbu-bumbu sendiri tanpa penambahan MSG. Bisa dengan membuat bumbu halus dari bawang putih, merica, garam, dan bawang merah, lalu tambahkan ebi, kecap manis, saus tiram atau kecap ikan. Dijamin tidak kalah sedap.

  1. Imbangi dengan gizi lainnya.

Meski bakmi juga mengandung nutrisi yang penting bagi tubuh kita seperti karbohidrat, protein dan mineral, namun kandungan nutrisi tersebut tidak seberapa dan belum dapat mencukupi Angka Kebutuhan Gizi kita. Siasati pengolahannya dengan sayur-mayur seperti kol, sawi, wortel, dan daun bawang, lalu tambahkan protein lain seperti telur, daging ayam suwir, atau makanan instan seperti sosis dan bakso juga sah-sah saja ditambahkan ke dalamnya.

  1. Hindari makan dengan nasi.

Lagi-lagi ini menjadi kebiasaan yang mendarah daging di masyarakat kita. Padahal dalam semangkuk mi instan mengandung 310 kalori atau setara dengan kalori dalam sepiring nasi serta lauk pauk. Ada juga yang kandungan kalori nya di bawah itu, namun tetap saja, jika ditambahkan dengan nasi putih, kandungan kalori nya akan melonjak hingga 50%. Kalori yang terlalu tinggi dapat meningkatkan resiko diabetes. Jika Anda memiliki kebiasaan seperti ini, segera tinggalkan

  1. Jangan terlalu sering dan tidak dimakan mentah.

Memakan mie instan mentah-mentah benar-benar harus dihindari sebab dapat mengganggu sistem pencernaan. Ikuti sebaik-baiknya petunjuk pengolahan. Selain itu, meski dapat diolah menjadi makanan yang sehat seperti apapun, lebih baik kurangi frekuensi konsumsinya. Batasi hanya dengan 2-3 kali saja dalam satu bulan. Sebab konsumsi makanan ini berlebihan dapat mengakibatkan banyak gangguan kesehatan seperti diabetes, kolesterol, darah tinggi hingga gagal ginjal. Lebih baik, pesan dan nikmati saja aneka makanan organik dan camilan yang sehat, bergizi dan lezat yang baik untuk diet dan makanan sehari-hari hanya di Lemonilo.