Stimulasi Kepintaran Anak Sesuai Dengan Usianya

Memiliki anak yang pintar tentu saja merupakan salah satu impian dari setiap orang tua dan memiliki anak pintar memberikan kebanggaan tersendiri bagi orang tuanya. Dan pada dasarnya kepintaran anak sudah bisa distimulasi sejak dalam kandungan. Pada saat di dalam kandungan, anak tersebut bisa diajak bicara. Namun memang setiap orang tua perlu melakukan stimulasi kepintarannya agar bisa memberikan respon yang lebih cepat. Stimulasi sendiri dipercaya mampu untuk mempengaruhi pertumbuhan dari sinaps yang mana membutuhkan lebih banyak sialic acid untuk bisa membentuk gangliosida dan memang hal tersebut sangat penting untuk lecepatan dari proses pembelajaran dan juga memori. Stimulasi kepintaran anak sendiri bisa dilakukan secara bertahap sesuai dengan usianya, dan berikut ini adalah tahapan stimulasi yang bisa dilakukan:

  • Usia 0 Sampai 3 Bulan

Pada usia 0 sampai dengan 3 bulan, Anda bisa memberikan rasa nyaman, kemudian aman dan juga mnyenangkan. Hal tersebut bisa Anda lakukan dengan cara memeluknya, kemudian menggendongnya, lalu menatap matanya, mengajaknya tersenyum, memperdengarkan music ataupun suara, lalu menggerakkan benda yang berwarna mencolok, menengkurapkan, menelentangkan dan juga dirangsang untuk meraih serta memegang mainan.

  • Usia 6 Sampai 12 Bulan

Kemudian di usia 6 sampai dengan 12 bulan, Anda bisa mengajarinya untuk memanggil mama papa, kakak, kemudian bermain mainan yang sesuai dengan usianya, ajak untuk merangkak, duduk dan melatihnya untuk berdiri dan berjalan.

  • Usia 12 Sampai 24 Bulan

Lalu pada usia 12 sampai dengan 24 bulan, maka Anda bisa mengajaknya untuk berlatih menggambar, mulai dengan corat – coret pensil warna, kemudian menyusun maianan seperti kubus, balok dan yang lainnya. Anda juga bisamelatihnya untuk membersihkan rumah, melatih untuk mengenakan celana sendiri, melatih untuk menunjukan beberapa bagian tubuh, ajak bicara agar nantinya lancar dalam bicara, bermain lempar bola, melompat dan yang lainnya.

  • Usia Di Atas 1 Tahun

Sedangkan untuk usia di atas 1 tahun, maka Anda bisa mengajarinya dengan beberapa permainan seperti masak – masakan, kemudian mengenali satu persatu teman – temannya dan juga mengajarinya untuk berdiri dengan satu kaki dan ajari untuk buang air besar dan kecil di toilet. Jika anak sudah menginjak usia di atas 3 tahun maka Anda bisa memasukannya ke sekolah PAUD agar nantinya kemampuannya lebih terasah secara maksimal. Namun selain menstimulasinya dengan beberapa kegiatan tersebut, Anda juga perlu memenuhi nutrisi asupan makanannya. Selain dengan menkonsumsi makanan bergizi, maka Anda bisa memaksimalkannya dengan memberikan produk susu dari Wyeth www.parentingclub.co.id karena produk susu ini dikenal berkualitas dan juga mengandung berbagai nutrisi tambahan yang dibutuhkan oleh anak.