Kita tentu sudah sagat tahu apa itu HIV (Human Immunodeficiency Virus) yang dapat menyebabkan terjadinya AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome), hali ini dapat menyerang pada sel-selam dalam sistem kekebaln tubuh pada manusia dan dapat mebuat tubuh menjadi tidak bisa melawan infeksi serta berbagai penyakit termasuk kanker. Hal tersebut yang dapat membuat HIV/AIDS, menjadi salah satu penyakit yang paling berbahaya di dunia.

hiv aids

Sayangnya untuk penyakit yang petama kali di tularkan dari hewan (monyet) ini juga dapat menyerang terhadap anak-anak. Menurut catatan Join United Nation Program on HIV/AID, sekitar pada tahun 2010 ada 2,5 juta anak-anak yang terjangkit atau terdianogsa sebagai pengidap positif HIV/AIDS.

Bagaimana Hal Tersebut Bisa Terjadi Kepada Anak-anak?

Yaitu keturunan, atau di turunkan dari ibu, umumnya virus HIV ke anak ditularkan ibu mereka selama masa kehamilan, kelahiran dan menyusui. Akan tetapi sebenarnya dengan perawatan yang sangat tepat penderita HIV/AIDS tetap bisa melahirkan anak yang sehat dan bebas dari terjangkitnya virus tersebut.

Transfusi Darah

Ini bisa terjadi ketika darah yang digubnakan sebagai untuk transfuse telah terinfeksi atau jarum yang saat digunakan tidak steril. Penerima darah, termsuk anak-anak pun dapat terinfeksi oleh virus HIV/AIDS.

Obat-obatan Terlarang

Virus bisa saja menular melalui jarum suntik yang tidak steril pada anak-anak, pengguna obat-obatan terlarang, hal tersebut merupakan cara penularan virus HIV yang paling umum terjadi pada anak-anak.

Hubungan Seks

Hubungan seks tidak aman dapat menularkan virus HIV pada anak-anak, terutama pada mereka yang telah aktif secara seksual seja usia dini.

Apa Gejala HIV/AIDS Pada Anak

Gejaka Hive pada anak-anak telah terinfeksi Virus HIV sangat terganunr pada usia dan individu masing-masing. Tapi pada umumnya gejala tersebut terjadi adalah sebagai berikut:

  • Perkembangan anak terhambat, missal berat badan tinggi badan tidak sesuai dengan pertumbuhan standar anak-anak seusianya.
  • Masalah system pada saraf atau otak yang di tandai dengan kejang-kejang sulit berjalan atau kinerja buruk di sekolah
  • Sangat sering terserang penyaki-penyakit seperti infeksi telinga, pilek, sakit perut dan diare.
  • Timbulnya ruam kulit yang meyerupai jamur di kulit, kuku dan kepala
  • Keluarnya cairan menyerupai nanah dari telinga yang berlangsung selama 14 hari.
  • Mengalami diare yang berlangsung selama 14 hari.

Pengobatan Apa yang Diperlukan

Tidak jauh berbeda denga penderia dewasa, pengobatan pada anak-anak penderita HIV juga mengombinasikan obat yang bisa mencegah virus menjadi resisten terhadap pengobatan tertentu.

Jadi peran orang tua sangatlah penting dari hal-hal tersebut agar anak-anak dapat terhidar dari virus HIV/AIDS yang dapat menyerang pada mereka. Sebagai rekomendasi untuk konsultasi Anda bisa coba cek KalCare.