kta

Kamu yang ingin mengajukan KTA untuk biaya pernikahan, biaya pendidikan atau untuk perbaikan rumah bahkan bisnis, tips kali ini cocok banget untuk kamu agar kamu tahu apakah KTA yang nantinya kamu pilih menguntungkan atau tidak menguntungkan untuk kamu.

Namun sebelum menjelaskan lima tanda KTA menguntungkan atau tidak menguntungkan, kita akan bahas secara singkat terlebih dahulu apa itu Kredit Tanpa Agunan (KTA), intinya KTA itu adalah pinjam uang tanpa jaminan dan secara rincinya adalah mendapatkan bantuan kredit dari bank atau lembaga keuangan tanpa harus memberikan jaminan kredit berupa aset apa pun.

Untuk beberapa orang, cara pinjam uang tanpa jaminan ini cukup menggiurkan sehingga KTA banyak menjadi incaran dan termasuk primadona semua produk yang dikeluarkan bank.

Meskipun dianggap cukup menguntungkan, banyak hal yang harus kamu perhatikan sebelum melakukan permohonan KTA di bank. Hal ini penting karena cukup banyak fasilitas KTA di Indonesia dengan bunga beragam, termasuk juga kelebihan dan kekurangannya.

Silakan disimak lima tanda kalau KTA yang akan kamu ambil menguntungkan dan bisa kamu andalkan.

  1. Bunga Cicilan Rendah

Bukan rahasia lagi kalau bunga cicilan KTA cukup tinggi yaitu di atas 12 persen atau lebih dari 1 persen berbulannya.  Jadi yang harus kamu lakukan adalah rajin membandingkan antara satu KTA dengan KTA lainnya.  Jangan sampai kamu merugi gara-gara pinjam uang tanpa jaminan tetapi bunganya tinggi dan mencekik leher.

  1. Proses Cepat

Saat ingin pinjam uang tanpa jaminan, yang diharapkan oleh peminjam adalah proses yang cepat dan tidak berbelit-belit. Maklum, kebanyakan tujuan dari pengambilan KTA adalah untuk menutupi biaya yang terbilang “urgent” seperti biaya sekolah, rumah sakit dan lain-lain.

Nah, kamu harus memastikan KTA yang kamu incar bisa cair dalam waktu singkat. Hal ini termasuk juga dokumen yang dibutuhkan bisa diproses dalam waktu yang cukup cepat tanpa pakai lama.

  1. Tenor yang Cocok

Yang dimaksud dengan tenor adalah waktu yang diberikan oleh bank untuk membayar kredit yang kamu ambil. Tenor ini lamanya beraneka ragam tergantung besarnya kredit yang diambil.

Tenor untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) misalnya bisa belasan tahun. Nah, bagaimana dengan KTA? Tenor minimal KTA minimal satu tahun dan maksimal biasanya lima tahun.

Sebelum menentukan tenor mana yang cocok, kamu perlu tahu kalau makin lama tenor yang diberikan oleh bank, tandanya makin besar bunga yang ditetapkan bank.  Jadi yang bisa kamu lakukan adalah memilih tenor yang tidak terlalu lama namun tidak memberatkan seperti  2 atau 3 tahun saja.

  1. Penalti

Terkadang saat proses mencicil, kamu ternyata memutuskan untuk menutup cicilan KTA kamu. Akibatnya bank bisa mengharuskan kamu membayar penalti karena melunasi pinjaman lebih awal dibanding tenor yang diberikan. Penalti ini terjadi dikarenakan bank kehilangan pendapatan yang seharusnya mereka peroleh dari bunga cicilan KTA kamu.

Nah, untuk menghindari hal ini, sebelum mengambil KTA kamu harus mengetahui apa yang menjadi konsekuensi bila kamu ingin membayar lunas semua cicilan.

  1. Biaya Tambahan

KTA yang baik adalah KTA yang tidak memiliki biaya tambahan yang banyak. Pastikan kamu mengetahui secara detail biaya tambahan yang dikenakan untuk pengambilan KTA kamu.

Perlu kamu tahu kalau bank akan mengenakan biaya tambahan atas KTA yang kamu ambil. Biaya ini berupa biaya administrasi, provisi, asuransi dan handling fee. Semua biaya itu akan ditetapkan saat awal kamu mengambil KTA. Biasanya sih jumlah biaya tambahan ini tergantung besarnya KTA yang kamu ambil.

Kini banyak situs pembanding KTA yang bisa kamu akses melalui internet.  Situs ini akan membantu kamu membandingkan dan juga mencari KTA mana yang bunganya lebih rendah sehingga kamu lebih untung.

Selain itu situs pembanding juga akan menghemat waktu tanpa harus repot-repot mengunjungi semua bank yang memberikan fasilitas KTA, untuk mengetahui perbandingan setiap KTA kamu bisa kunjungi http://www.halomoney.co.id/KTA/all.

Jangan lupa setelah mencari KTA dan mendapatkan KTA yang kamu inginkan gunakan secara bijak ya!

Artikel ini ditulis oleh Gardena Puteri Ayudila dari HaloMoney.co.id, situs keuangan yang membandingkan berbagai produk keuangan, seperti kartu kredit dan KTA dengan tujuan membantu konsumen Indonesia memilih produk keuangan yang terbaik untuk mereka.