stop obesitas

 

Masalah berat badan menjadi epidemi kesehatan terbesar di dunia, karena hampir 30 persen dari seluruh populasi kini mengalami obesitas. Permasalahan kegemukan ini hadir di menjadi polemik di berbagai negara di belahan dunia, termasuk Indonesia. Indonesia tercatat sebagai negara yang masuk kedalam urutan 10 besar negara dengan penderita obesitas terbanyak di seluruh dunia. Maka dari itu, kesadaran akan bahaya dan pencegahan obesitas merupakan hal yang sangat diperlukan sekali untuk Indonesia.

 

Atas dasar bahaya kegemukan tersebutlah, lahir sebuah kampanye social yang bernamakan “Stop Obesitas ID”, dimana kampanye ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat Indonesia tentang betapa bahaya nya obesitas. Kampanye yang digalakan mulai bulan Maret 2015 lalu ini, tidak hanya sekedar mengajak masyarakat Indonesia untuk menghindari bahaya dari kegemukan, namun kampanye ini juga dirancang untuk mencegah para remaja menderita obesitas berlebih. Kampanye Stop Obesitas ID adalah kampanye yang dibuat melalui social media untuk memberikan tips tips ampuh mencegah sekaligus menurunkan tingkat obesitas. Hal yang unik dilakukan oleh kampanye ini adalah pihak dari Stop Obesitas ID melibatkan masyarakat untuk ikut memberikan kontribusi nya terhadap bahaya obesitas yang melanda Indonesia, dengan cara memposting foto before after. Dimana foto yang ditampilkan berupa foto sebelum orang tersebut mengikuti program penurunan berat badan, dan setelah berhasil melakukan program tersebut. Hal ini ditujukan untuk menunjukan kepada masyarakat Indonesia bahwa obesitas itu dapat diminimalisir dengan berbagai kegiatan positif, seperti olahraga, diet, mengkonsumsi makanan rendah lemak, dll.

 

“Kami melihat bahwa dengan hadirnya berbagai macam makanan yang menggugah selera, membuat banyak sekali masyarakat Indonesia yang mengkonsumsi kalori dan karbohidrat dalam jumlah berlebih. Hal ini menyebabkan banyak sekali orang yang mengalami obesitas. Bahkan menurut studi yang telah kami lakukan, obesitas sendiri dapat berakibat sekaligus memberi dampak yang sangat besar dalam kehidupan di jangka panjang. Banyak sekali manusia yang saat

 

 

remaja mengalami obesitas, dan di hari tua nya mereka mengalami berbagai penyakit serius, seperti diabetes, kolesterol, gangguan jantung, dan lain lain. Maka dari itu, kampanye non profit ini kami jalan semata mata untuk mengajak masyarakat Indonesia untuk turut menyadari betapa bahayanya obesitas untuk kehidupan mereka di masa mendatang”, ujar Nash selaku salah satu admin dari Stop Obesitas ID.

 

Kampanye yang dibuat oleh sekumpulan mahasiswa bernama Nash, Maulida, Putri, Stanly, dan Raisha ini menggunakan social media sebagai saluran mereka untuk melakukan kampanye. Hal ini dilakukan mereka karena social media merupakan media yang sangat ampuh sebagai influencer, apalagi kecenderungan masyarakat Indonesia untuk berinteraksi di social media sangatlah tinggi. Sosial media yang digunakan oleh Stop Obesitas ID, adalah Twitter, Facebook, YouTube, dan juga blog. Stop Obesitas ID berusaha sebisa mungkin untuk menjangkau audiens nya agar bisa mengetahui keberadaan kampanye ini. Sehingga, diharapkan kampanye ini dapat menjadi pioneer dalam membuat masyarakat Indonesia menjadi masyarakat yang sehat tanpa obesitas.

 

Stay Connected

Facebook         : Stop Obesitas ID

Twitter            : @stopobesitasID

YouTube          : Stop Obesitas ID

Blog                   : stopobesitasid.weebly.com

 

For Press Contact :

[email protected]