softlens

Siapa sih gak ingin tampil cantik? Semua wanita didunia pasti ingin terlihat cantik. Cantik riasan wajah saja tidak cukup memuaskan jika tidak memakai Soflens, kira-kira kenapa ya? Yap, karena Softlens memang bisa sangat membantu penglihatanmu, khususnya yang mengalami kelainan mata seperti minus. Kamu yang selama ini harus mengenakan kacamata dan merasa sedikit risih bisa agak lega dengan adanya berbagai pilihan softlens. Tidak hanya mereka yang punya kelainan mata tetapi juga kamu yang ingin tampil lebih fashionable! Berbagai pilihan warna soflens membuat penampilanmu jadi berbeda! Pastinya lebih cantik asal sesuai dengan warna dan model soflens yang kita gunakan.

Bicara mengenai softlens tidak pelak kita sering mendengar mengenai berbagai bahaya softlens. Oleh karena itu, tidak jarang orang yang berpikir berkali-kali untuk mengenakannya karena mendengar cerita softlens yang mengerikan. Ada yang bilang bisa iritasi, mata merah bahkan tidak bisa terkena panas. Kira-kira apa saja sih bahaya softlens? Apa yang disebutkan itu benar?

1. Iritasi dan mata merah

Ini adalah bahaya softlens yang paling sering terjadi. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti debu, pemakaian yang kurang benar dan terlalu lama dipakai. Oleh karena itu, agar tidak mengalami iritasi sebaiknya jaga softlens tidak terkena debu dan pakai dengan cara yang benar. Bagaimana? Yang paling pertama dan paling utama yang harus diingat adalah tanganmu harus steril ketika memakai softlens. Pastikan juga untuk tidak memakainya terlalu lama. Tetes mata khusus softlens bisa secara rutin kamu gunakan untuk memberikan efek lega ketika memakainya.

2. Terlalu longgar atau terlalu ketat

Softlens bisa menjadi terlalu longgar atau bahkan terlalu ketat seperti sangat menempel ke mata disebut hypoxia. Hal ini dikarenakan pemilihan kadar air yang salah ketika membeli softlens. Maka dari itu sesuaikan dengan keadaan mata. Jika matamu memang sudah memiliki banyak kandungan air mata, pilihlah softlens dengan kadar air lebih sedikit. Sedangkan mata yang cenderung kering sebaiknya pilih softlens dengan kadar air tinggi.

4. Softlens koyak dalam mata

Softlens bisa koyak di mata. Nah, ini cenderung sangat berbahaya. Bahaya softlens ini bisa terjadi karena kamu memakai softlens saat tidur. Ketika tidur, softlens bisa bergerak-gerak di dalam mata dan bisa berisiko pecah di dalam mata. Tidak hanya itu, softlens dapat mengering karena tidak mendapatkan oksigen dan kadar air yang cukup. Nah, ketika Anda mencubit softlens dalam keadaan kering seperti itu dapat mengakibatkan softlens koyak. Karena itu juga, memang ketika ingin melepaskan softlens sangat disarankan untuk meneteskan tetes mata khusus softlens sebelumnya.

5. Infeksi kornea

Bahaya infeksi kornea bisa terjadi jika kamu tidak merawat softlens dengan benar. Karenanya bakteri, jamur dan virus bisa tumbuh di softlens dan membuat alergi pada mata. Maka dari itu, jaga baik-baik softlens-mu ya. Jika tidak bisa seperti itu, memakai softlens sekali pakai bisa menjadi pilihan jika kamu berkekeuh untuk menggunakan softlens.

 

Softlens sudah umum dipasaran dan bahkan kita sering jumpai di berbagai tempat banyak yang menjual softlens, dan kita perlu tahu mana softlens yang bagus untuk mata kita. Gak mau donk kalau mau tampil cantik malah kena musibah gara-gara penggunaan Soflens palsu. Apalagi membeli softlens di tempat yang tidak kredibel dan tak dikenal maka mendapatkan softlens yang bagus bisa menjadi pekerjaan sulit. Oleh karena itu, ada beberapa ciri-ciri softlens yang bagus dan cocok untuk mata kita, yaitu:

  1. Softlens bening pada faktanya memang lebih bagus daripada softlens berwarna. Hal ini disebabkan oleh softlens tersebut yang tidak didesain dengan berbagai warna. Softlens bening menjadi lebih nyaman untuk dipakai.
  2. Softlens harian merupakan salah satu softlens yang bagus dan paling bagus untuk dipakai oleh mereka yang memang punya mata sensitif namun tetap ingin memakai softlens. Selain itu, mereka yang kurang telaten menjaga kesterilan, dapat menjatuhkan pilihan pada softlens harian yang setelah dipakai langsung dibuang.
  3. Softlens yang bagus adalah yang sesuai dengan mata kita, sebagai contoh yang paling mendasar adalah lebar diameter dan kelengkungannya. Orang Indonesia biasanya memiliki diameter mata 14mm, maka pilihlah softlens dengan ukuran diameter yang berkisar pada ukuran tersebut. Dengan begitu mata kita memiliki ruang cukup untuk bernapas karena tidak ditutupi oleh softlens yang terlalu lebar.
  4. Sesuaikan dengan kecenderunga mata kamu. Jika mata cenderung cepat kering maka pilihlah softlens yang kadar airnya rendah karena tidak akan menyerap air mata lebih banyak, begitu sebaliknya. Tahukah kamu bahwa softlens dengan kadar air tinggi memiliki pori-pori yang berfungsi untuk menyerap cairan.

 

Memilih softlens yang bagus sebenarnya bergantung pada masing-masing orang. Karena sangat relative dan tidak bisa dikatakan jika satu merk softlens tersebut yang bagus, sedangkan yang lainnya tidak. Hal ini kembali kepada kita masing-masing dan pribadi yang berbeda-beda kecocokannya.

 

by Parawidya Yoga

Keywords:

  • merk softlens berbahaya
  • merk softlens yang berbahaya
  • merk softlens untuk mata sensitif
  • merk softlens yang bagus dan nyaman
  • cairan softlens yang berbahaya
  • softlens
  • bahaya memakai softlens saat tidur
  • ciri softlens palsu