Mungkin kata gastronomi molekuler masih terdengar asing di telinga kita. Gastronomi molekuler ini merupakan teknik yang menggabungkan unsur fisika dan kimia dalam memasak dengan mempelajari perubahan molekul bahan makanan atau lebih dikenal dengan ‘Cooking with Science’. Teknik ini dipakai untuk mengubah cara seseorang dalam merasakan atau melihat suatu hidangan. Dulunya teknik memasak seperti ini dianggap aneh tetapi setelah konsumen mencoba, lalu rasa ingin tahu mereka menjadi lebih dalam dan ingin mengeksplorasinya lebih jauh.

Ron’s Laboratory adalah salah satu kedai gelato yang menganut teknik gastronomi molekuler untuk membekukan gelatonya. Proses pembuatan gelato disini menggunakan nitrogen cair yang akan mendidih ketika mencapai suhu -192° Celcius. Proses pembekuan menggunakan nitrogen cair ini dilakukan didepan pengunjung setelah memesan gelatonya. Cara tersebut cukup menarik bagi para mengunjung karena ketika proses ini dilakukan, nitrogen cair akan mengeluarkan asap putih dan menjadi hiburan tersendiri bagi para pengunjung Ron’s Lab. Walaupun tampak menyeramkan, nitrogen cair ini tidak berbahaya tetapi para pelayannya memang harus hati-hati pada saat pengerjaannya, seluruh bagian tubuh harut kering pada saat terjadi kontak langsung dengan nitrogen cair.

Sesuai dengan namanya, Ron’s Laboratory ini di desain seperti sedang berada didalam laboratorium. Terlihat dari desain interior ketika memasuki kedai ini, lalu para pelayan yang disebut scientist yang menggunakan jas lab, sarung tangan dan kacamata khusus layaknya scientist yang sedang bekerja didalam laboratorium sungguhan.

Penyajian gelato disini juga terbilang unik, Ron’s Laboratory menyajikan saus tambahan untuk gelato atau es krim dalam bentuk suntikan untuk menambah kesan laboratorium. Walaupun tampak seperti laboratorium, Ron’s Laboratory atau biasa dikenal sebagai Ron’s Lab tidak terkesan kaku sehingga para pengunjung tetap merasa nyaman untuk berlama-lama disini dan ingin datang kembali.

rons gelato

Proses pembekuan gelato di Ron’s Laboratory

Biarpun menu andalannya adalah gelato, Ron’s Laboratory juga memiliki pilihan menu lain seperti ice cream, kopi, sorbet dan juga saus tambahan yang berbentuk suntikan. Terdapat 3 pilihan rasa saus yaitu Cream cheese, Chocolate and Coffee yang dapat ditambahkan pada gelato.

Ron’s Laboratory selalu mengeluarkan dua rasa baru pada tanggal 15 disetiap bulannya. Setelah sering bereksperimen dengan rasa yang unik, Ron’s Laboratory telah memiliki kurang lebih 30 Varian rasa seperti Red Velvet, Apple Pie, Cheese Cake, Choco windproof, dan lain lain.

Banyak varian rasa yang telah menjadi favorit para pelanggan setia Ron’s Laboratory, salah satunya adalah The Breakfast. Rasa ini baru dikeluarkan pada December 2013 dan langsung menjadi favorit para pelanggan, The Breakfast terdiri dari base gelato yang dicampur dengan nutela dengan taburan corn flakes, varian rasa ini akan lebih terasa nikmat bila di sajikan dengan cheesecake injection.
cheese injection
The Breakfast with cheese injection
Kedai ini memiliki slogan ‘Be Fearless’ yang berarti ‘Jangan Takut’. Yang dimaksud dari slogan ini adalah jangan pernah takut untuk mencoba varian rasa baru di Ron’s Laboratory karena mereka telah banyak mengeluarkan rasa yang unik dan tidak ada di kedai gelato lainnya.

Sejauh ini yang paling menghebohkan adalah varian rasa Choco Windproof. Saat membuat rasa ini, pemilik dari Ron’s Laboratory yaitu Ronald Prasanto ditantang untuk membuat rasa gelato yang unik dan out of the box tetapi tetap menggunakan ciri khas Indonesia.

Akhirnya ia memutuskan untuk membuat rasa mint yang diambil dari tolak angin, jamu untuk masuk angin. Choco Windproof adalah base Gelato dengan campuran tolak angin lalu diberi taburan potongan coklat Lindt’s  dan disajikan dengan chocolate injection.

Untuk gelato, ice cream dan sorbet di Ron’s Laboratory dibanderol dengan harga 45 sampai dengan 60 ribu rupiah percup, untuk kopi 20 sampai 30 ribu rupiah dan untuk additional injection cukup menambahkan 8 ribu rupiah.

Inovasi terbaru dari Ron’s Laboratory adalah berondong jagung berasap. Menu ini tidak dijual melainkan dibagikan gratis untuk pelanggan Ron’s setelah memesan. Sebetulnya menu ini hanya berondong jagung rasa butter biasa tetapi ketika dimakan akan mengeluarkan asap. Sebelum disajikan, berondong jagung ini dimasukan kedalam nitrogen cair yang sudah mendidih lalu harus segera dimakan agar menimbulkan efek asap dimulut.

Bagi para pelanggan, ini adalah cara yang unik untuk menyajikan berondong jagung.
Ron’s Laboratory memang sengaja memilih Grand Indonesia untuk membuka kedainya pertama kali bukan hanya karena mall ini selalu ramai pengunjung tetapi karena mall ini juga memiliki target market yang sama dengan Ron’s yaitu anak muda dan keluarga dari kalangan menengah-keatas.
rons lab
Ron’s Laboratory Grand Indonesia

Tidak hanya di Grand Indonesia, Ron’s Laboratory telah memiliki 2 cabang lainnya di Jakarta yaitu Pondok Indah Mall dan Lipo Mall Puri. Selain di Jakarta, Ron’s Laboratory juga memiliki cabang di Ciputra World Surabaya dan Galaxy Mall 2 Surabaya.

Karena pesatnya kemajuan teknologi sehingga sudah banyak masyarakat diluar Jakarta dan Surabaya yang mengetahui tentang Ron’s Laboratory. Banyak orang yang telah meminta Ron’s melauli media sosial untuk membuka cabang baru. Maka sesuai dengan permintaan masyarakat, pada tahun ini Ron’s Laboratory akan membuka cabang barunya di Pantai Indah Kapuk dan Sun Plaza Medan yang berarti dengan dibukanya dua cabang baru ini makan sudah terdapat 7 cabang Ron’s Laboratory di Indonesia.

 

Ditulis oleh : Prameswari Pinanti