vegetarian

Pola makan vegetarian adalah pola makan yang hanya makan tumbuh -tumbuhan dan tidak memakan makanan yang berasal dari makhluk hidup seperti daging, unggas, ikan, dan produk olahan hewan seperti susu, telur, dan keju. Namun banyak orang yang masih ragu untuk menjalani pola makan yang sangat sehat ini. Bahkan banyak diantara kita yang beranggapan salah terhadap vegetarian seperti:

1. Tidak mendapat asupan protein yang cukup

“Darimana kebutuhan protein seorang vegetarian dapat tercukupi jika tidak makan ikan, telur, dan sumber- sumber protein lainnya?” Mungkin inilah anggapan kebanyakan orang jika mendengar pola makan vegetarian. Padahal protein juga bisa didapat lewat makanan nabati seperti kacang- kacangan, alpukat, dan biji-bijian yang kaya akan kandungan protein yang sangat baik bagi tubuh, dan tetap memenuhi kebutuhan protein yang dibutuhkan tubuh. Sehingga tidak ada lagi anggapan lemas pada tubuh seorang vegetarian.

2. Vegetarian adalah pola makan yang tidak seimbang

Seorang penganut vegetarian tidak akan mudah terserang penyakit karena pola makan ini mencakup karbohidrat, protein, dan lemak yang merupakan nutrisi- nutrisi penting yang dibutuhkan manusia. Semua nutrisi yang anda butuhkan tersebut masih akan anda dapatkan di sayuran dan buah-buahan.

3. Seorang vegetarian akan kekurangan kalsium

Ada aliran lacto vegetarian yang tidak mengonsumsi susu dan berbagai produk turunannya seperti keju, yogurt, butter,dll. Lalu bagaimana dengan sumber kalsiumnya? Kebutuhan kalsium dapat dipenuhi melalui konsumsi sayuran hijau seperti bayam, brokoli, dan kale. Sumber kalsium lainnya bisa didapat dari  kacang almond, kacang kedelai, kacang putih, oatmeal,  jeruk , pisang, tofu, dan biji wijen.

4. Vegetarian tidak cocok untuk anak- anak

Pola makan vegetarian sangat baik untuk anak- anak karena mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak. Justru sangat baik jika sudah membiasakan anak sedari kecil untuk lebih suka makan sayuran dan buah- buahan dibandingkan daging. Karena penelitian menunjukan bahwa seorang vegetarian lebih terhindar dari resiko penyakit berbahaya seperti jantung, kolesterol, bahkan kanker.

 

Glenis Priyanka

Jakarta