lemak trans

lemak trans

“Lemak trans atau trans fat?”

Mungkin masih banyak yang belum mengetahui terlalu dalam mengenai lemak ini. Nah pertama-pertama kita akan bahas dahulu mengenai apa itu lemak trans. Secara sederhana, lemak trans adalah minyak cair (minyak sayur) yang dipadatkan melalui prose kimia yaitu hidrogenisasi atau dengan kata lain menambahkan gas hidrogen ke dalamnya yang bertujuan agar tidak mudah mengalami oksidasi. Sehingga produk yang diolah dengan minyak trans ini menjadi produk yang murah dengan jangka penyimpanan panjang.

Lemak trans lebih berbahaya disbanding lemak jenuh karena sangat berperan dalam peningkatan kolestrol dalam darah. Lemak trans menaikkan LDL (kolestrol jahat) sekaligus menurunkan HDL (kolestrol baik) dalam darah sehingga berpotensi menimbulkan penyakit jantung, strokes serta diabetes tipe 2. Bahkan lemak trans ini diduga sebagai penyebab obesitas (kegemukan).

Makanan yang mengandung lemak trans tidak dapat dilihat dan dideteksi dengan mudah karena tidak semua makanan mencantumkan informasi mengenai kadar lemak tersebut, karena Indonesia belum menegaskan peraturan untuk mencantumkan kadar lemak trans di kemasan makanan. Di Amerika, penggunaan lemak trans atau trans fat sudah dilarang, sedangkan di

Indonesia penggunaan lemak trans masih diperbolehkan asalberada dalam batas aman. Lemak trans biasanya secara alami terkandung dalam rumen atau lambung ternak besar seperti sapi, dsb. Jadi produk-produk sperti mentega atau susu mengandung lemak trans dalam jumlah 2 – 5 %.

Inilah makanan-makanan yang biasa mengandung lemak trans :

– Pizza
– Burger
– Popcorn
– Donnut
– Pie
– Brownies
– Margarin
– Biskuit
– Snack / Chips
– Ayam Kentucky
– Es Krim, dsb.

Untuk benar-benar bebas dari lemak trans juga harus berhati-hati dengan makanan yang mencantumkan partially hydrogenated dan shortering. Dengan mengkonsumsi makanan yang bebas lemak trans maka anda akan menciptakan kehidupan lebih sehat dari sekarang.

 

Artikel oleh Yanrius Henry Venata