Indonesia memiliki beribu-ribu pulau yang kaya akan potensi wisatanya. Pulau Ujung Genteng terletak paling “ujung”, bagian Selatan kota Sukabumi, Jawa Barat ini memiliki keindahan alam yang mampu membuat para pengunjungnya terpesona. Untuk menuju Sukabumi, dibutuhkan waktu sekitar 7-8 jam dari Jakarta menggunakan kendaraan pribadi. Sedangkan untuk menuju Pulau Ujung Genteng dari Sukabumi sendiri bisa ditempuh hanya sekitar 3-4 jam perjalanan bermobil.

Para pengunjung yang berencana untuk menghabiskan waktu berhari-hari, Pulau Ujung Genteng menyediakan penginapan berupa vila dan hotel dengan harga yang terjangkau. Dengan kisaran harga dimulai dari  Rp 150.000 – Rp 200.000 per malam, wisatawan dapat menikmati pemandangan pantai dari kamar penginapan mereka dengan fasilitas lengkap.

Salah satu yang menjadi daya tarik Pulau Ujung Genteng adalah Pantai Pangumbahan. Pantai Pangumbahan menjadi tempat wisata yang paling diminati karena di sana pengunjung dapat menyaksikan peristiwa langka yaitu melihat secara langsung penyu hijau (Chelonia Mydas) bertelur di malam hari. Penyu jenis ini dapat berkembang sampai mencapai 1 meter dengan bobot sampai 200 kilogram serta hidup sampai lebih dari 100 tahun. Persiapan yang harus dilakukan oleh para pengunjung sebelum melihat penyu bertelur adalah mereka disarankan agar tidak berisik atau menimbulkan keributan serta tidak membawa alat penerangan karena dapat mengganggu proses bertelurnya penyu hijau tersebut. Penyu hijau dapat bertelur 800-200 butir. Anda dapat melepas tukik-tukik ke lepas pantai pada musim bertelur penyu yaitu antara bulan Agustus sampai dengan Maret.

Pantai Ujung Genteng yang menghadap bebas Samudra Hindia, terkenal dengan ombaknya yang besar. Ombak Tujuh bisa ditempuh dengan perjalanan kaki selama 3-4 jam atau menggunakan ojek dari Pantai Pangumbahan. Lokasi wisata ini merupakan kawasan favorit bagi para wisatawan asing maupun lokal yang gemar berselancar. Selain itu, wisatawan juga dapat mengunjugi pulau-pulau kecil yang terdapat disekitar Ombak Tujuh.  Namun, para wisatawan perlu lebih berhati-hati ketika hujan karena medan yang berat dan hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki.

Selain itu, Pulau Ujung Genteng memiliki Tanah Lot Amanda Ratu yang disebut-sebut sebagai Tanah Lot-nya  Sukabumi. Tempat tersebut menjadi tempat bertemunya sungai dengan laut dan diselimuti oleh hamparan pasir halus dan bersih. Walaupun pengunjung tidak bisa mendaki ke bukit tersebut karena ombak yang besar, mata Anda akan disuguhi pemandangan indah berupa laut biru ditambah dengan  adanya bukit kecil yang berada di tengah-tengah laut tersebut.

Tempat wisata lain yang dapat Anda kunjungi adalah Air Terjun Cikaso. “Tempatnya bagus dan sejuk. Cocok buat kabur sejenak dari kerjaan lah” ujar Alvin, salah satu pengunjung dari Jakarta. Di sana Anda akan disuguhkan 3 buah air terjun. Untuk mencapai lokasi wisata tersebut, Anda harus mengunakan perahu yang dikelola oleh penduduk setempat. Anda juga akan mendapatkan kesegaran dari suara tetesan air terjun serta udara yang sejuk.

Pulau Ujung Genteng menawarkan keindahan alam Indonesia yang patut dilestarikan. Selain harganya yang relatif terjangkau, Pulau Ujung Genteng juga memiliki berbagai tempat wisata yang bisa Anda kunjungi. Pemerintah setempat gencar melakukan upaya konservasi ekstra terhadap fasilitas dan pengembangan lokasi-lokasi wisata, Ujung Genteng kedepannya diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan lokal maupun asing.

Pantai dan laut yang bersih dan hamparan pasir putih

Pantai dan laut yang bersih dan hamparan pasir putih

Kesejukan di wisata Air Terjun Cikaso

Kesejukan di wisata Air Terjun Cikaso

Sisi lain pemandangan dari Air Terjun Cikaso

Sisi lain pemandangan dari Air Terjun Cikaso

Suasana sore yang dapat dinikmati tidak jauh dari kawasan Air Terjun Cikaso

Suasana sore yang dapat dinikmati tidak jauh dari kawasan Air Terjun Cikaso

Pemandangan sunset dari Hotel Turtle, Ujung Genteng

Pemandangan sunset dari Hotel Turtle, Ujung Genteng

 

Article by Deska Dera Aisah

Photo by Alvin Hartawan