breathe-time-out_1698116c

Banyak anak muda atau anak – anak usia pelajar dewasa kini berkata bahwa otak mereka tidak memiliki kemampuan yang maksimal. Alasan ini dijadikan sebuah landasan dari  ketidakmaksimalan nilai atau tugas mereka sebagai pelajar. Beberapa dari mereka berkata, “Saya benci matematika!”,”Saya tidak jago mengingat”, atau sebagainya. Bagaimana kalau kita mencoba meningkatkan kemampuan otak kita dengan hal – hal yang mungkin tidak pernah kita sangka?

  1. Bernafas.

Ya, bernafas! Cara bernafas yang baik mampu meningkatkan kadar oksigen dan memperlancar peredaran darah ke otak. Coba lakukan pernafasan dengan metode bernafas dengan lebih lambat.Tariklah udara hinga paru – paru. Anda mengembang penuh dan buang perlahan hingga Anda merasa udara di paru – paru Anda habis.Lakukan 10- 15 menit sehari.

  1. Tertawa.

Saat Anda merasa bahagia, otak akan mengeluarkan sebuah hormone bernama endorphin yang akan mengurangi rasa sakit, serta mengurangi stress. Carilah hiburan, komedi atau hal – hal lainnya yang dapat membuat Anda tertawa lepas sebelum belajar.

  1. Teka – Teki Silang (TTS)

Di saat banyak orang membuang halaman – halaman Koran berisikan TTS, mereka telah membuang selembar kertas berisi bidang hitam putih yang mampu mendongkrak kemampuan otakmereka.TTS ternyata mampu membuat seseorang berpikir secara kritis, juga mendorong otak untuk mengeluarkan seluruh ingatan yang ada di otak.Mulai sekarang, koleksi dan kerjakan TTS setiap ada waktu senggang.

  1. Tidur Siang.

Ini dia pilihan termudah bagi para pelajar yang menyatakan bahwa diri mereka begitu letih melakukan aktifitas di sekolah.Tidur siang selama satu jam ternyata mampu membuat daya kerja otak meningkat. Setiap informasi dan ilmu yang didapat seusai sekolah ternyata akan tersimpan lebih lama apabila otak diistirahatkan selama satu jam penuh. Namun mohon diingat, hanya satu  jam.Tidak lebih dari itu atau bahkan melewati waktu jam makan malam.

  1. Luangkan waktu di sekolah.

Tidak bisa dipungkiri bahwa pelajar akan menggunakan otak mereka lebih keras di lingkungan sekolah daripada di rumah. Mengerjakan tugas atau belajar di lingkungan sekolah menimbulkan efek psikologis dimana otak secara dramatis akan bekerja lebih keras. Cobalah untuk mengundur waktu pulang kerumah Anda dengan sedikit belajar di lingkungan sekolah.Ingat! Belajar, bukan bermain.

 by SURIANTO