Banyak orang Indonesia yang membuat rencana berlibur untuk keluar negri rela menghabiskan sebagian tabungan, dan waktunya untuk terbang ke negara orang. Siapa yang tidak bangga untuk liburan ke luar negri, selfie di kawasan wisata yang terkenal di dunia, membawa belanjaan dari brand ternama dari luar negri, dan tidak lupa menjadikan trip ke luar negri sebagai cerita yang membanggakan di depan teman-teman atau kolega.Ya mungkin memang watak gengsian yang sudah melekat pada orang Indonesia. Tetapi kenapa harus ke luar negri? sedangkan kita tahu Indonesia mempunyai tempat-tempat wisata yang indah dan eksotis.

Ada banyak sekali yang menarik di Indonesia,tidak hanya mempunyai Jakarta, Jogja, Bali saja sebagai destinasi wisata karena Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di Asia Tenggara yang memiliki 13.487 pulau besar dan kecil, sekitar 6.000 diantaranya tidak berpenghuni, yang menyebar disekitar khatulistiwa, yang berarti Indonesia memiliki banyak pantai dengan cuaca tropis. Indonesia juga mempunya misteri dan history yang menarik untuk di pelajari.

Seperti yang di katakan Mike Lukcock sebagai host acara traveling ,bahwa dia lebih bangga jalan-jalan di Indonesia. “ Baru benar-benar ngerasain traveling di Indonesia 4 kali di luar jawa, yang bener-bener jauh banget sampe harus naik pesawat 4 kali dan really-really beautiful !! karena lo ngeliat suatu keindahan yang orang tuh belum banyak tau. “ Sambil menyelam minum air, mungkin pribahasa itu cocok ditujukan kepada Mike, beruntungnya dia dapat mengunjungi tempat-tempat yang masih belum banyak orang tahu di Indonesia. Hal ini menunjukan bahwa ada banyak sekali kawasan yang berpotensi dan layak untuk menjadi tujuan wisata, inilah yang tak disadari oleh bangsa Indonesia tetapi malah menjadi celah untuk warga asing mengambil kesempatan untuk investasi. Banyak orang yang belum menyadari dan tahu bahwa bidang pariwisata di Indonesia sebagian besar di kelola oleh warga asing.

Lalu salah siapa jika wisata di Indonesia di kelola oleh warga asing ? Salah kita semua.

Dari sisi pemerintah masih banyak hal-hal yang harus dibenarkan terutama korupsi,nepotisme, dan kurangnya informasi dari mereka yang diberikan kepada masyarakat,sedangkan dari sisi masyarakatnya terlalu terkontaminasi dengan hal-hal yang diluar, selalu bangga terhadap hal yang berbau luar negri. Seperti yang di utarakan oleh Mike “ pariwisata kita kalah modal, promosi, sama akomodasi yang diberikan oleh pemerintah, juga perlu ditambahkan sisi edukasi negara, lucunya adalah kita punya banyak suku dan budaya tetapi kita terlalu narrow minded kadang-kadang . “

Selalu ada sisi positif dan negatif dalam suatu hal, terutama pada pariwisata di Indonesia yang di kelola oleh warga asing Indonesia kaya dengan destinasi pariwisata yang belum dikembangkan secara optimal sehingga keberadaan investor sangat diperlukan untuk mendongkrak kemajuan sebuah destinasi pariwisata.

Berikut adalah contoh lokasi yang di kelola oleh warga asing

Raja Ampat ( Papua ), Wakatobi ( Sulawesi Tenggara), Karimun Jawa dan masih banyak lagi pulau yang kaya akan ke indahan alam baharinya. Jika tidak dikelola oleh investor asing, mungkin kita tidak akan pernah tahu Indonesia benar-benar memiliki alam bahari yang kaya akan keindahan ciptaan Tuhan. Tapi apakah lantas kita bangga dengan hal itu? Orang di dunia tahu Indonesia, dan ketika mereka datang profitnya tidak sepenuhnya untuk kita.

Dari masalah ini kita ambil sisi positifnya ya itu, memanfaatkan investor asing untuk mengembangkan potensi pariwisata yang ada sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan untuk warga di sekitar kawasan wisata sehingga meningkatkan kesejahteraan.

Harapan pariwisata di Indonesia, lebih di support, lebih di ekspos lagi yang memang layak untuk di ekspos, dalam artian harus tetap memastikan bahwa tidak merusak alamnya sendiri karena ada sebagian tempat yang tidak seharusnya di exposeterlalu besar karena ada limit orang yang bisa berkunjung kesaana. Seperti yang di katakan oleh Mike “Setuju banget kalo harus bayar mahal untuk ke satu tempat karena ya masalah itu, menjaga lingkungannya dan membatasi orang yang berkunjung jadi tempatnya tetap terjaga, seperti contohnya Raja Ampat. Yang terpenting ada lebih banyak support dari pemerintah dan kitanya juga, please stop corrup! “

pesona raja ampat

pesona raja ampat

images source: Google

 

 

Artikel oleh Laras Pratiwi