mesin cuci

Apakah teman-teman ada yang memiliki barang elektronik di rumah yang walau umurnya sudah belasan tahun tapi masih bisa digunakan? Seringkali saat berkunjung ke rumah teman atau saudara, kita melihat ada beberapa barang elektronik yang bisa dikatakan antik tapi hebatnya masih dapat berfungsi dengan baik.

Kalian pasti pernah mendengar cerita-cerita yang mengatakan bahwa barang elektronik produksi jaman dulu secara kualitas lebih baik dan lebih tahan banting dibandingkan barang elektronik jaman sekarang. Mungkin hal ini ada benarnya. Tapi tidak boleh lupa juga kalau cara penggunaan yang baik dan seringnya kita melakukan perawatan juga merupakan faktor penting untuk menjaga keawetan barang-barang elektronik.

Di antara semua barang-barang elektronik untuk kebutuhan rumah tangga, rasanya mesin cuci menjadi barang elektronik yang wajib kita semua miliki. Harganya yang tidak murah membuat kita perlu berhati-hati dalam penggunaannya dan juga tidak boleh malas memberikan perawatan ekstra. Selain perawatan berkala dimana kita meminta teknisi mengecek kondisi mesin cuci Anda, ada beberapa do it yourself (DIY) tips cara menggunakan mesin cuci yang tentunya bisa kita lakukan sendiri.

Sebelum Proses Pencucian

Sebelum menggunakan mesin cuci, hal pertama yang harus dilakukan adalah memastikan bahwa semua saku dari pakaian yang akan dicuci bersih dari barang-barang kecil. Walau terdengar sepele, benda-benda seperti uang receh atau kertas selain dapat menggores bagian dalam mesin cuci dapat juga menyumbat saluran air pada mesin cuci.

Selain itu, jangan memasukkan terlalu banyak cucian karena dapat merusak motor penggerak di mesin cuci. Terlalu banyak cucian juga menyebabkan pakaian tidak tercuci bersih secara efektif.

Melakukan Proses Pencucian

Terkadang kita suka berpikir bahwa semakin banyak deterjen yang kita gunakan, semakin bersih pakaian kita. Padahal untuk mesin cuci tertentu, terutama tipe pintu depan (front loading), sudah ada takaran maksimalnya. Apabila kita melebihi jumlah takaran deterjennya maka pakaian kita tidak akan terbilas bersih dari deterjen. Selain itu, sisa-sisa deterjen yang tidak terbilas tersebut akan tertinggal di dalam rongga mesin cuci dan semakin lama menumpuk dan menjadi kerak.

Selesai Menggunakan Mesin Cuci

Karena kesibukan kita sehari-hari, seringkali malam hari adalah waktu yang kita pilih untuk mencuci baju. Tapi ada satu kelemahan daripada mencuci baju di malam hari dan itu adalah adanya kemungkinan kita lupa akan baju yang sudah dicuci dan membiarkannya semalaman. Terlebih lagi kalau pagi harinya kita sudah disibukkan dengan segudang kegiatan lagi. Padahal baju yang sudah dicuci semalaman dan masih sedikit lembab dapat menstimulasi pertumbuhan jamur.

Mudah-mudahan tips ini dapat membantu teman-teman sekalian. Siapa tahu dengan rajin merawat mesin cuci kita, nanti bisa kita wariskan ke anak cucu.