menyiasati anak yang susah makan

menyiasati anak yang susah makan

Buah hati yang seharusnya mendapatkan asupan gizi yang seimbang dan terjaga terkadang dapat terhambat gara-gara tingkah laku si kecil yang cenderung malas makan. Tak ayal perilaku sang anak cukup buat para ayah atau bunda geleng-geleng kepala. Padahal selain sebagai asupan gizi, makanan juga berpengaruh untuk daya tumbuh dan kembang anak.

Penyebab nya beragam. Dimulai dari pencernaan anak yang bermasalah, ingin terus bermain bersama sang teman, anak yang tak suka sayuran, paksaan dari orang tua sampai variasi makanan yang itu itu saja sehingga membuat anak bosan.

Tapi tenang dulu.. Bagi anak berusia 1 tahun keatas memang wajar jika mengalami perilaku seperti yang telah saya jabarkan di atas. Masa anak di usia tersebut adalah masa-masa dimana anak sedang mengalami tumbuh kembang dan sedang giat belajar untuk mengeksplorasi lingkungan disekitarnya.

Berikut 5 tips untuk menghadapi tingkah unik buah hati anda dalam mengelola pola makan anak yang teratur :

1. Jangan paksa anak! Kenali dulu apa penyebabnya

mencari penyebab anak tak mau makan

mencari penyebab anak tak mau makan

Terkadang terdapat beberapa alasan yang orang tua harus cermati sebelumnya jika mendapati pola makan anak yang salah. Apakah terdapat infeksi di salah satu organ tubuhnya atau si anak yang ingin terus bermain dengan temannya dan alasan-alasan lainnya. Pendekatan persusasif lebih disarankan ketimbang harus memaksa anak dan bersikap otoriter. Ketakutan anak terhadap orangtua dapat menjadi salah satu pemicu anak dalam menghindari waktu makan.

2. Ajak anak turut serta dalam pembuatan makanan

membuat makanan bersama anak

membuat makanan bersama anak

Selain dapat menghabiskan waktu bersama, melibatkan anak dalam memasak dapat menambah pengetahuan baru bagi si anak dan juga dapat menambah “nilai” makanan di mata anak. Tak perlu hal yang berat, cukup menyuruhnya untuk membantu mengambilkan buah atau sayur saja dijamin anak akan merasa senang dan merasa dilibatkan dalam pekerjaan anda.

3.  Kunjungi tempat tempat terbuka sambil bermain dengan anak

makan di luar rumah

makan di luar rumah

Cukup berkeliling taman sambil bercengkrama bersama anak-anak lain dapat menjadi sarana baru bagi si kecil untuk menghabiskan makanannya. Tak melulu di rumah, anak pun butuh refreshing untuk sekedar melihat tumbuhan, hewan, ataupun berjumpa dengan anak anak seusia mereka di taman/sambil berkeliling di dekat rumah. Atau jika anda memiliki taman outdoor, bisa sambil bermain dengan anak sambil duduk di  outdoor cushion (bantalan untuk duduk) yang empuk. Momen yang menyenangkan untuk anak dapat menikmati makanan nya sambil bermain

4.  Kurangi camilan buat anak

batasi mengemil

batasi mengemil

Salah satu faktor yang membuat anak merasa kenyang sebelum makan nasi mungkin adalah makanan selingan/camilan yang terlalu banyak diberikan sebelum makanan utama disajikan. Diharapkan para orangtua dapat mengawasi jajanan anak agar anak tau waktu yang tepat dan berapa banyak yang harus dimakan untuk menjaga asupan gizi anak melalui makanan utama.

5.  Variasikan makanan anak

variasi menu makan anak

variasi menu makan anak

Hal yang menurut saya terpenting. Bentuk visual adalah bentuk utama yang anak pertama kali lihat. Tampilan yang menarik dengan aksesoris yang unik kebanyakan membuat anak tertarik sehingga ingin mencicipi makanan tersebut. Selain sebagai wadah kreasi bagi para orangtua untuk mengaplikasikan idenya ke dalam masakan, hal ini juga dapat berpengaruh untuk menigkatkan nafsu makan si kecil dengan tampilan visual makanan yang cukup menarik.

Demikian 5 tips praktis yang dapat ayah dan bunda langsung praktekkan di rumah masing-masing agar si kecil tak malas makan lagi. Tentunya berikan makanan yang bergizi tinggi sehingga dapat memenuhi asupan karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin yang seimbang bagi buah hati.

Menghadapi pola malas makan anak tak lagi susah kan ayah bunda? 😉