tips mencegah hiv aids

tips mencegah hiv aids

AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah tahap akhir dari infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus). Untuk melawan penyebaran virus yang mematikan tersebut, mari bersama-sama untuk menyebarkan kesadaran kesehatan tentang penyakit mengerikan ini. Pada peringatan Hari AIDS sedunia jatuh di setiap tanggal 1 Desember, biasanya orang mencoba untuk mendukung para penderita AIDS (ODHA / Orang Dengan HIV AIDS) dan bersama-sama melawan penularannya.  Hari AIDS Sedunia umumnya diperingati dengan mengenakan pita merah di baju.

Ada sejumlah mitos yang berkembang di masyarakat kita mengenai penularan HIV / AIDS yang sebenarnya tidak terbukti kebenarannya. Mitos – mitos apa sajakah itu? Berikut Sharing di Sini Mitos yang Salah perihal penularan HIV / AIDS.

1. Berbagi pakaian dan kamar mandi dapat menyebabkan AIDS
2. Menyentuh / bersentuhan dengan pasien AIDS
3. Batuk dan bersin
4. Gigitan nyamuk
5. Berenang di kolam yang sama dengan pasien AIDS
6. Berjabat tangan, bergandengan tangan
7. Makan makanan atau berbagi makanan / minuman dengan pasien AIDS

AIDS tidak menyebar melalui semua mitos tersebut, melainkan menyebar melalui transfusi darah, melakukan seks tanpa kondom, melalui jarum suntik yang telah digunakan, berganti – ganti pasangan seksual, penularan ibu ke anak melalui ASI, dll. Ada cara untuk mencegah AIDS dan HIV. Berikut Sharing di Sini beberapa tips sederhana untuk mencegah penyakit AIDS. Dengan menyebarkan kesadaran kesehatan tersebut akan mencegah, membantu mengurangi penyebaran HIV di dunia ini.

Tidak Melakukan Sex Bebas (Berganti-ganti Pasangan)

Ini adalah salah satu tips terbaik untuk mencegah AIDS dan penyakit menular seksual lainnya. Tidak melakukan sex bebas bisa menjadi trik terbaik untuk menghindari kemungkinan infeksi HIV dan penyakit menular lainnya. Ini adalah cara terbaik untuk menghindari kontak dengan cairan vagina, Sperma (air mani) dan cairan pra-mani.

Menggunakan “pengaman”

Untuk mencegah AIDS dan infeksi HIV, Anda harus selalu menggunakan pengaman saat bercinta.

Memiliki satu pasangan saja adalah yang Terbaik

Cara terbaik adalah untuk menjadi seorang monogami. Memiliki kontak fisik dengan hanya satu pasangan saja (monogami). Memiliki banyak pasangan seks, terutama tanpa menggunakan proteksi akan berbahaya berpotensi HIV/AIDS.

Jangan pernah berbagi jarum suntik

Jarum suntik yang telah digunakan sangat berisiko. AIDS dapat menyebar melalui transfusi darah, jadi berhati-hatilah ketika Anda ke dokter / dokter gigi. Jarum suntik yang digunakan harus jarum baru yang benar-benar steril. Selain itu, Jauhi narkoba dan penggunaan jarum-jarum suntik lainnya yang tidak steril dan tanpa pengetahuan medis!

Hindari ASI

Menurut US Department of Health and Human Services, ASI dapat mengandung virus HIV, sehingga bagi ibu / wanita hamil yang sudah positif HIV, sebaiknya menghindari memberikan ASI pada bayinya.

Hindari Persalinan Normal

Bagi ibu hamil dan suaminya (pasanganya) yang telah terbukti positif menderita HIV AIDS, sebaiknya ibu hamil tersebut tidak melahirkan secara partus normal. Karena partus normal akan beresiko penularan HIV pada bayi yang dilahirkan, yaitu melalui cairan vagina dan darah si ibu.

Gunakan pelumas berbahan dasar air

Banyak pelumas yang kandungan di dalamnya berbahan kimia dan berbahan  dasar minyak, sehingga dapat membuat bocor kondom. Sebaiknya pilih pelumas berbahan dasar air, karena jenis pelumas ini tidak akan merobek kondom, yang pada akhirnya juga mencegah penularan HIV AIDS.

Ini adalah beberapa tips untuk mencegah AIDS. Sebarkan informasi ini ke seluruh dunia dan lindungi dunia dengan generasi yang berakhlak mulia. Jauhi Narkoba dan Sex bebas.

Mau tau tanda – tanda dan gejala ODHA (Orang dengan HIV AIDS) ? Baca artikel Sharing di Sini yaa…  

 

[e_SdS]