komplikasi selama kehamilan

komplikasi selama kehamilan

Masa kehamilan adalah masa penting bagi ibu untuk menjaga kesehatan buah hati yang dikandung maupun untuk kesehatan ibu hamil sendiri. Seharusnya kehamilan berjalan lancar dan menjadi tidak rumit karena ibu hamil menjaga makanan dan gaya hidup yang sehat. Namun, jika hal tersebut tidak dijalankan, bukan tidak mungkin akan terjadi suatu komplikasi selama kehamilan. Berikut Sharing di Sini Komplikasi Selama Kehamilan yang kerap dialami beberapa ibu hamil.

Pendarahan

Jika Ibu hamil mengalami perdarahan / flek selama kehamilan, perlu waspada dengan kehamilannya. Jika pendarahan menjadi semakin parah, disertai sakit perut / mulas dan kram menstruasi itu bisa menjadi tanda kehamilan ektopik. Perlu diketahui bahwa perdarahan berat dengan kram bisa menjadi tanda keguguran.

Mual

Mual merupakan salah satu gejala umum selama kehamilan. Tapi, jika mual dan muntah menjadi parah, maka itu adalah masalah serius. Jika Ibu hamil  tidak dapat makan atau minum apa pun, akan berresiko dehidrasi, sehingga yang terbaik adalah untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Pergerakan Bayi

Pergerakan bayi sangat normal terjadi, terutama jika kehamilan sudah berusia di atas 6 bulan . Tapi, jika tidak ada gerakan sama sekali maka ibu hamil harus waspada. Ibu hamil harus memiliki paling tidak 10 atau lebih tendangan janinnya dalam dua jam. Jika kurang dari itu harus segera berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Kontraksi

Jika ibu hamil mengalami kontraksi dini, itu bisa menjadi tanda persalinan dini / prematur. Namun, beberapa ibu baru mengacaukan jenis kontraksi palsu atau kontraksi persalinan. Jika berada di trimester ketiga dan mengalami kontraksi terus menerus langkah terbaik adalah segera berkonsultasi dengan dokter Anda.

Flu

Salah satu komplikasi yang paling umum selama kehamilan adalah menderita flu. Untuk itu sangat penting bagi wanita hamil untuk benar-benar menjaga asupan makan sehat bergizi.

Hipertensi / Tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi adalah salah satu komplikasi yang sering terjadi selama kehamilan. Jika ibu hamil memiliki tekanan darah tinggi maka kehamilannya (bayi yang dikandungnya) beresiko terlepasnya plasenta sebelum waktunya (plasenta terpisah dari dinding rahim).

Migrain

Hamil atau tidak, migrain bisa menjadi momen menyakitkan bagi siapa pun. Tapi komplikasi selama kehamilan tidak baik untuk bayi dan ibu. Ibu hamil yang menderita sakit kepala parah harus berkonsultasi dengan dokter kandungannya tentang solusi untuk meredakan secara aman.

Fibroid

Uterine fibroid selama kehamilan adalah salah satu komplikasi umum. Fibroid rahim jarang menyebabkan keguguran. Namun, dalam kasus yang jarang fibroid dapat menyebabkan kelahiran sungsang atau prematur.

Epilepsi

Jika ibu hamil mengalami kejang selama kehamilan dapat membahayakan janin, dan juga meningkatkan risiko bayi lahir mati. Di sisi lain, jika mengonsumsi obat untuk mengontrol kejang dapat menyebabkan cacat lahir.

Depresi

Depresi yang berlangsung selama kehamilan dapat mempersulit bagi ibu hami untuk merawat dirinya dan bayi yang dikandungnya. Menderita depresi selama kehamilan juga merupakan faktor risiko untuk depresi postpartum.

Diabetes

Salah satu komplikasi selama kehamilan adalah menderita diabetes. Disarankan bagi wanita untuk mengontrol diabetes mereka di bawah batas maksimal setidaknya tiga sampai enam bulan sebelum merencanakan kehamilan.

Asma

Komplikasi lain selama kehamilan adalah asma. Asma yang tidak terkontrol akan meningkatkan risiko pre eklampsia, kelahiran prematur dan berat badan janin menjadi minus.

Gangguan Makan

Perubahan bentuk tubuh ketika sedang hamil dapat menyebabkan gangguan makan menjadi memburuk. Gangguan makan yang parah terkait dengan banyak komplikasi kehamilan, termasuk cacat lahir dan kelahiran prematur.

Kegemukan

Wanita yang mengalami obesitas selama kehamilan akan beresiko komplikasi kehamilan seperti persalinan prematur dan pre eklampsia (keracunan kehamilan).

Jika Anda akan melalui salah satu komplikasi tersebut selama kehamilan Anda, pastikan bahwa dokter kandungan Anda menyadari hal itu, memperhatikan dan memberi nasihat yang tepat. Wanita hamil yang mengalami komplikasi selama kehamilan harus menyiapkan mental untuk menghadapi masalah ini dengan sikap berani. Pastikan bahwa Anda memiliki keluarga di samping Anda yang selalu mendukung Anda secara mental dan emosional. Menghadapi komplikasi selama kehamilan dapat menjadi faktor risiko untuk Anda dan janin dalam kandungan sehingga sangat penting untuk perawatan yang tepat selama masa kehamilan. Ceck-up rutin dan buat perjanjian rutin dengan dokter Anda adalah penting bagi Anda untuk meruntut riwayat kesehatan kehamilan Anda serta janin Anda. Jika Anda pernah dan sedang menghadapi komplikasi selama kehamilan Anda, Yuk, Sharing di Sini..

 

[e_SdS]