antibiotik alami yang aman untuk anak-anak

antibiotik alami yang aman untuk anak-anak

Jika anak kecil terserang demam, pilek dan batuk, tentu orangtua sangat sedih. Apalagi jika dokter langsung meresepkan obat puyer/sirup antibiotik yang sebenarnya adalah merupakan bahan kimia. Jika anak kecil sudah sering terbiasa diberi/mengonsumsi antibiotik, maka sistem kekebalan tubuhnya tidka akan terlatih,  bahkan efek sampingnya menjadikan anak takut minum obat dan jika saat dia tumbuh dewasa gigi dewasanya kan tumbuh berwarna kuning (atau kehitaman/tidak jernih). Efek antibiotik kimia lainnya adalah mereka mungkin juga ikut menghancurkan banyak bakteri baik yang membantu anak-anak melawan infeksi secara alami dan merusak sistem kekebalan tubuh mereka. Jika Anda ingin membantu anak Anda tumbuh sehat dan kuat, Anda sebaiknya membaca beberapa sumber antibiotilk alami yang aman dikonsumsi anak-anak. Berikut Sharing di Sini 3 Sumber antibiotik alami untuk anak-anak.

1. Propolis 

Propolis adalah salah satu antibiotik alami terbaik untuk anak-anak. Propolis sering disebut “Zat utama pencegahan alami”. Di Rusia bahkan propolis dijuluki sebagai  “penisilin Rusia”, karena penggunaan yang luas di negeri ini. Propolis adalah campuran resin yang dikumpulkan oleh lebah madu berasal dari kulit pohon, getah bunga dan daun. Mereka mencampur resin ini dengan nektar untuk mendapatkan zat lilin untuk menutup ruang terbuka di sarang mereka, serta untuk mensterilkan diri ketika mereka kembali masuk.

Banyak dokter menyarankan bahwa propolis adalah obat yang sangat bermanfaat dan sangat diperlukan untuk membantu anak-anak menyembuhkan infeksi dan penyakit dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh mereka. Propolis bersifat antibiotik, efek antibakteri dan antimikroba yang luar biasa dan efisien bekerja terhadap bakteri berbahaya, tanpa merusak sel dan bakteri yang baik seperti pada umumnya antibiotik kimia yang diresepkan. Dosis propolis untuk anak-anak adalah  setengah dari dosis untuk orang dewasa.

Propolis tidak memiliki efek samping dan memberikan sebuah efek yang sangat menguntungkan pada organisme yang bermanfaat secara umum. Propolis efektif mengobati pilek, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, demam, virus di dalam usus, bronkitis, infeksi telinga, sakit kepala, penyembauhab luka terbuka dan luka bakar. Hal ini juga merangsang sistem kekebalan tubuh dan membantu penyerapan nutrisi tertentu.

Antibiotik alami yang luar biasa ini kaya akan vitamin B-kompleks dan juga mengandung vitamin C, E dan provitamin A. Propolis juga kaya akan asam amino tinggi, lemak, serta mineral. Propolis juga mengandung berbagai jenis flavonoid terutama yang bertanggung jawab untuk sifat antibakteri.

2. Ekstrak Daun Zaitun

Ekstrak daun zaitu mampu membantu membunuh bakteri dan melawan penyakit yang menyerang anak. Senyawa daun zaitun yang paling penting adalah yang disebut oleuropein fitokimia. Bila tertelan, unsur ini rusak dan mengkonversi menjadi asam elenolic, zat kimia yang memiliki sifat antibakteri yang sangat kuat. Hal ini membuat ekstrak daun zaitun sebagai antibiotik alami yang sangat efektif yang dapat sangat menguntungkan baik orang dewasa dan anak-anak.

Kekuatan obat daun zaitun secara luas digunakan untuk membantu anak-anak menyembuhkan infeksi bakteri yang berbeda dan melawan penyakit, serta mencegah virus berkembang biak dan menyebar dalam tubuh. Ekstrak daun zaitun dapat mengobati pilek, flu dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh untuk melawan dan mengalahkan penyakit.

Ekstrak daun zaitun juga bertindak sebagai zat dan berguna dalam mengobati luka, goresan, luka bakar dan ruam. Ekstrak daun zaitun merupakan agen antibakteri yang efektif yang menyembuhkan bengkak dan kulit yang rusak serta membangun kembali jaringan kulit yang sehat.

Menurut True Parenting, infeksi dan penyakit mata yg menular pada anak umum disebabkan oleh bakteri dan virus, dapat dengan efisien diobati dengan ekstrak daun zaitun. Ekstrak daun zaitun dapat membunuh berbagai jenis agen infeksi, serta melawan kuman yang resisten terhadap antibiotik kimia. Ekstrak daun zaitun tersedia dalam berbagai bentuk, baik secara oral maupun obat luar. Biasanya tersedia dalam bentuk kapsul, ekstrak cairan dan teh.

3. Madu dan Kayu Manis

Madu dan kayu manis secara bersamaan akan bekerja sebagai antibiotik alami yang kuat untuk anak-anak, dan tanpa efek samping. Mereka memperkuat sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan daya tahan anak terhadap virus dan infeksi, melawan berbagai jenis bakteri, virus flu dan penyakit lainnya.

Madu

Madu mentah (raw honey) adalah antibiotik alami yang telah digunakan selama berabad-abad untuk membunuh bakteri, parasit dan untuk mengobati masalah pernapasan, batuk, sakit tenggorokan, serta infeksi kulit. Madu berisi enzim yang penting dari lebah yang disebut oksidase glukosa. Ketika dikombinasikan dengan air atau dengan cairan yang dikeluarkan oleh sel-sel jaringan yang rusak (luka), enzim ini membentuk hidrogen peroksida, disinfektan. Itulah mengapa madu sangat efisien dalam penyembuhan luka dan lebih efektif. Namun sebaiknya pilih madu mentah (raw honey) yang tidak melalui proses pasteurisasi madu, karena pasteurisasi membunuh sebagian besar bahan aktif dan antibiotik alami yang terkandung di dalam madu.

Kayu manis

kayumanis memiliki sifat antibakteri yang kuat dan bertindak sebagai antibiotik alami dan antiseptik untuk menyembuhkan infeksi dan penyakit yang berbeda. Minyak yang terkandung dalam kulitnya kaya akan komponen yang memiliki efek antimikroba dan antijamur yang ampuh. Kayu manis membantu dalam mengobati sejumlah gangguan kesehatan, termasuk diare, parasit usus, pilek, flu, masalah pernapasan, infeksi jamur dan radang kulit. Hal ini sangat efektif dalam mengurangi gangguan saluran pencernaan dan infeksi kandung kemih/infeksi saluran kencing. Kayumanis juga memiliki kemampuan untuk meningkatkan aktivitas otak.

Cara menggunakan madu dan kayu manis untuk ramuan obat antibiotik alami

Membuat minuman antibiotik alami yang lezat untuk anak -anak:

1 sendok teh (sdt) kayu manis bubuk diencerkan bersama 1 cangkir air mendidih. Setelah 5 menit, tambahkan 1 sendok teh madu mentah (raw honey). Anda juga dapat hanya mencampur 1/3 sendok teh kayu manis bubuk dengan satu sendok teh madu, tanpa penambahan air. Rasa yang dihasilkan bagai minum sirup manis yang menyehatkan dan kaya manfaat.

Jadi, jika anak Anda demam, tanpa tanda-tanda yang berbahaya, cobalah tratment di rumah dengan paracetamol dan berikan antibiotik alami di atas. Mendorong sistem kekebalan tubuh anak-anak akan lebih baik, daripada sedikit-sedikit harus diberi antibiotik kimiawi. Semoga bermanfaat.

[e_SdS]

 

 

Keywords:

  • antibiotik alami untuk anak
  • antibiotik sirup untuk anak
  • merk obat antibiotik untuk anak
  • propolis untuk anak demam
  • apakah antibiotik merusak gigi balita
  • obat batuk anak yang mengandung antibiotik
  • madu baguskah untuk balita demam dan batuk
  • antibiotik alami untuk bayi
  • antibiotik yang aman bagi bayi
  • antibiotik sirup