home made dough

home made dough

Banyak aktifitas permainan yang mengedukasi balita yang dapat lakukan di rumah bersama orangtua. Salah satunya adalah bermain dough, salah satu jenis mainan yang sangat digemari anak-anak. Mungkin kita, para orangtua saat masih kecil sering menjumpai malam parafin / clay (tanah liat) yang dapat dibentuk-bentuk menurut kreasi sesuka hati kita. Permainan ini banyak dijual di toko-toko mainan dengan berbagai variasi pilihan warna dan cetakan bentuk.

Sayangnya, tidak semua dough yang dijual di toko mainan aman untuk anak-anak. Sehingga membuat para orangtua ragu terhadap kualitas dan keamanan anak-anak. Misalnya lebih  berminyak, lengket di tangan, menggunakan pewangi yang berbahaya, menggunakan bahan parafin, menggunakan pewarna konveksi yang tidak aman jika disentuh / bahaya jika tertelan oleh anak-anak karena pewarna konveksi  mengandung toksin beracun atau berbahaya bagi anak-anak.

dough merangsang saraf sensorik (kecerdasan) dan saraf motorik anak

dough merangsang kecerdasan dan saraf motorik anak

Mainan dough sangat bermanfaat merangsang saraf motorik anak. Untuk yang berkualitas bagus, harganya tidak murah karena sebagian besar masih diimpor dari luar negeri, dengan brand yang sudah dikenal di berbagai negara. Daripada mengeluarkan uang ekstra untuk membeli dough dengan kualitas yang bagus, mengapa tidak mencoba membuatnya sendiri?

Membuat dough sendiri dapat menjadi suatu aktifitas yang menyenangkan bersam abuah hati Anda, khususnya balita (di atas 3 tahun). Ajak putra putri Anda untuk membantu dan melibatkan dia saat mengolah dan memilih warna pilihan mereka sendiri.Bahan yang digunakan sangat mudah ditemukan, relatif murah dan tentunya aman untuk anak-anak.

Berikut Sharing di Sini Cara membuat dough di rumah.

Bahan:
–  2 cangkir tepung terigu
–  1 cangkir garam halus
–  2 sendok makan minyak sayur atau minyak zaitun atau baby oil untuk melepaskan aroma yang harum
–  1 cangkir air
–  Beberapa tetes pewarna makanan, dapat menggunakan berbagai pewarna makanan tanpa rasa (plain) atau Anda dapat juga menggunakan pewarna yang mempunyai aroma seperti: jeruk, stroberi, anggur, coklat, vanili, kayu manis, pandan, dll

Cara membuat:
– Campur tepung terigu dan garam hingga merata
– Masukan minyak goreng (minyak sayur)
– Tambahkan tetes pewarna makanan ke dalam air
–  Tuang sedikit air yang telah diberi pewarna ke dalam campuran sampai menjadi seperti karet
– Uleni adonan, jika terlalu lembek, Anda dapat menambahkan tepung sesuai kebutuhan
– Simpan di wadah plastik dan tutup rapat agar awet (tidak mudah mengeras).
Dough atau clay dapat digunakan kembali setelah anak selesai bermain, dimasukkan ke dalam sebuah kotak plastik dan tutup rapat. Atau bungkus dengan bungkus plastik, lalu masukkan ke dalam tempat yang sejuk / kulkas, agar tidak cepat mengeras. Jika terlalu lengket tambahkan tepung dan uleni adonan lagi sampai kalis. Sebaliknya, jika sudah mengeras karena diletakkan di tempat terbuka, Anda dapat mengolahnya kembali dengan menambahkan air dan minyak, taburi sedikit tepung hingga kembali kalis.

simpan dough pada wadah terutup dan di tempat yang sejuk

simpan dough pada wadah terutup dan di tempat yang sejuk

Jika balita Anda menelan dough, itu secara tidak sengaja tentunya akan lebih aman dan tidak begitu khawatir karena  bahan yang terkandung dalamnya relatif aman, dibandingkan bahan dough yang Anda beli di toko, yang belum jelas bahan bakunya. Dengan melibatkan putra putri Anda dalam pembuatan home made dough, tentu Anda juga sekaligus mengajak anak belajar tentang warna. Beberapa warna dapat dicampur dan menghasilkan warna baru. Misalnya biru dan kuning akan menghasilkan warna hijau, merah dan kuning akan enghasilkan warna oranye, biru dan merah menghasilkan warna ungu.

Bagaimana, menarik kan parents? Yuk dicoba. JIka sudah, jangan lupa Sharing di Sini pengalamannya ya….

Selamat mencoba….

 

my daughter create something with her homemade clay

my daughter create something with her homemade clay

[e-SdS]

 

 

 

 

Good luck dan bersenang-senang!

Keywords:

  • cara membuat dough mainan anak
  • cara membuat dough
  • Cara memyimpan diy playdough