berbagai macam tindakan yang termasuk aksi bullying

berbagai macam tindakan yang termasuk aksi bullying

Masa tumbuh kembang anak-anak sudah semestinya mendapat perhatian dari orangtua. Saat anak-anak bermain bersama teman-temannya, tentu orangtua akan merasa bahagia dan merasa tugasnya semakin ringan, karena putra putri mereka sudah mampu bersosialisasi dengan teman sebayanya.

Namun, pernahkah terfikir di benak Anda mengenai tindakan bullying di kalangan anak-anak? atau bahkan bullying orangtua terhadap anak-anak mereka sendiri dan atau anak-anak yang menyaksikan tindakan bullying antara kedua orangtuanya maupun melihat temannya yang dibullying. Dampak yang diakibatkan oleh tindakan bullying sangat kompleks. Berikut Sharing di Sini Dampak Tindakan bullying terhadap anak-anak.

Mengganggu, mengejek, mengintimidasi (mengancam) atau merendahkan disebut dengan tindakan bullying. Bullying termasuk dalam kategori  sikap kekerasan terhadap anak-anak. Taukah Anda, tindakan tersebut dapat berdampak pada anak-anak yang diganggu, orang yang menggertak/mengejek, dan bahkan mereka (anak-anak) yang melihat atau menyaksikan bullying. Bullying terkait dengan dampak negatif, yaitu berdampak pada kesehatan mental, penggunaan narkoba, dan bahkan motivasi untuk bunuh diri. Sangat penting untuk berbicara dengan cara yang bijak dan memberikan pengertian secara halus kepada anak-anak, untuk menjelaskan bahwa tindakan mengejek, merendahkan, mengganggu dan  mengintimidasi adalah suatu perbuatan yang dapat menimbulkan kekhawatiran.

anak-anak mengejek temannya

anak-anak mengejek temannya

Ditinjau dari pihak korban (anak-anak yang diganggu) dapat mengalami berbagai gangguan yang dapat bertahan dan berlanjut hingga mereka tumbuh dewasa. Berikut Sharing di Sini berbagai gangguan terhadap anak korban bullying:

1. Gangguan kesehatan mental, seperti stres/depresi, kecemasan, meningkatkan perasaan sedih dan kesepian, minder/tidak percaya diri, membentuk pribadi yang introvert/pemalu, penyendiri, dan kehilangan minat dalam berbagai kegiatan mereka karena perasaan takut, tidak nyaman, dan tidak dapat merasa bahagia dalam keikutsertaan dalam kegiatan tersebut (berusaha menghindar dari teman-teman yang ia takuti).
2. Keluhan kesehatan, seperti perubahan pola tidur dan makan, menjadi insomnia, malas makan.
3. Penurunan prestasi sekolah, seperti menurunnya nilai-nilai akademik, mengganggu konsentrasi belajar, kurang aktif dalam mengikuti pelajaran, dan kurang antusias dalam berpartisipasi di berbagai kegiatan sekolah. Mereka lebih cenderung ketinggalan, tidak naik tingkat bahkan terparahnya hingga putus sekolah, karena menghindari teman-teman di sekolahnya (mogok sekolah).

Dilansir dari stopbullying, dalam jumlah yang sangat kecil dari anak-anak yang diganggu/diejek, mungkin akan membalas melalui tindakan yang lebih kejam. Berdasar sebuah survey di Amerika, sekitar 12 dari 15 kasus penembakan sekolah pada 1990-an, para penembak memiliki sejarah masa kecil yang buruk / ditindas / bullying.

tindakan mengintimidasi teman

tindakan mengintimidasi teman

Dampak bullying terhadap anak-anak tidak hanya dialami pada pihak korban saja, melainkan pada pihak anak-anak yang melakukan bullying terhdap temannya. Anak-anak yang mem-bullying anak lainnya juga dapat berisiko dan berpotensi terlibat melakukan tindakan kekerasan lainnya saat mereka dewasa nanti. Anak-anak yang suka mem-bullying dapat lebih mungkin untuk:

1. Penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan (narkoba)
2. Terlibat dalam perkelahian, tawuran bahkan putus sekolah dengan reputasi buruknya
3. Terlibat dalam aktivitas seksual dini (pergaulan seks bebas di kalangan anak dan remaja)
4. Memiliki kemampuan untuk melakukan kriminal dan melakukan tindakan yang jauh lebih dewasa dari usianya (dalam hal negatif/ kenakalan)
5. Menjadi  pribadi yang kasar terhadap pasangannya kelak, atau kasar tehadap anak-anaknya saat mereka dewasa nanti.

dampak terhadap anak-anak yang terpapar aksi bullying

dampak  anak-anak yang terpapar aksi bullying

Tidak berhenti hanya pada pihak korban dan pelaku bullying saja, dampak anak-anak yang terpapar aksi bullying seperti melihat kedua orangtuanya saat bertengakar dengan saling mengejek dan mengintimidasi, melihat di televisi/internet/media tentang aksi bullying, maupun melihat temannya yang diejek dan diancam. Anak-anak yang menyaksikan aksi bullying tersebut lebih mungkin untuk berpotensi:

1. Meningkatkan penggunaan tembakau (merokok), alkohol, atau obat-obatan seperti narkoba
2. Meningkatkan masalah kesehatan mental, seperti kecemasan, penyendiri, kesedihan, stres dan depresi
3. Malas bersekolah, lebih senang absen atau bolos sekolah
4. Meniru apa yang dilakukan kedua orangtuanya, yakni dengan berbicara kasar, suka membentak/menggertak orang di sekitarnya, termasuk teman-temannya.
5. Berpotensi melakukan hal yang sama terhadap pasangan dan anak-anaknya kelak.

dampak bullying terhadap anak-anak

dampak bullying terhadap anak-anak

 

Hubungan antara Bullying dan Bunuh Diri

Berbagai media seringkali meberitakan hubungan antarqa tindakan intimidasi dengan bunuh diri. Beberapa pemuda yang sering diganggu/diejek tidak memiliki niat dan pikiran untuk bunuh diri atau terlibat dalam perilaku bunuh diri. Meskipun anak-anak yang diganggu berada pada risiko aksi bunuh diri (seperti over dosis, narkoba), bullying sendiri bukanlah penyebabnya. Sebenarnya yang menjadi kontribusi utama penyebab bunuh diri adalah depresi, masalah ketidak harmonisan di rumah, sejarah trauma, masalah hidup yang berat, dan kurangnya iman. Selain itu, kelompok-kelompok tertentu memiliki kecenderungan tinggi risiko bunuh diri, dilansir dari stopbullying, adalah kaum lesbian, pemuda gay, biseksual, dan transgender. Risiko ini dapat meningkat lebih jauh jika anak-anak ini tidak didukung dan diarahkan dengan baik oleh orang tua/keluarga, teman sebaya, dan pihak sekolah. Jadi, aksi bullying dapat memperburuk kondisi tersebut.

Sebagai orangtua, kita semua harus peduli terhadap pertumbuhan dan perkembangan mental serta moral anak, termasuk memperhatikan dalam pergaulannya. Di rumah, sebisa mungkin didik mereka dengan memberikan contoh sikap yang sebaik-baiknya agar dapat menjadi teladan mereka saat bersikap di luar rumah. Memberikan pendidikan yang terbaik sehingga dapat menanamkan nilai agama dan moral baik. Mempunyai putera dan puteri yang berakhlak mulia dan menjadikannya pribadi yang bermoral, membawa banyak manfaat baik untuk sekitarnya, adalah suatu kesuksesan orangtua dalam mendidik anak-anaknya. Bukan hanya Anda yang akan bangga terhadap mereka nantinya, namun juga, anak-anak yang harus bangga terhadap orangtuanya atas kesuksesan dan moral mulia mereka. [e-SdS]

Keywords:

  • pembulian
  • akibat anak sering dibuly temannya di sklh
  • akibat dari dari orang yang suka bullying
  • apakah pembullyan karena internet
  • dampak negatif ejekan
  • foto dampak penyebab bullying
  • mengejek teman menyebabkan
  • penyakit yg diakibatkan oleh ejekan
  • stres akibat kehidupan sekolah dan ejekan