Anda pasti tahu bahwa tertawa itu sehat. Bukan hanya penanda kegembiraan, namun juga ampuh dan mujarab sebagai zat imun penangkal penyakit badan maupun pikiran.

Ketika Anda sedang bercanda dengan si kecil, guyon dengan teman kantor atau terpingkal-pingkal ketika menonton OVJ, semua itu member dampak terhadap kesehatan Anda. Tertawa bukan hanya pertanda gembira, tetapi juga mempengaruhi kesehatan. Sampai – sampai para ilmuwan mengatakan seandainya tertawa bisa dikemas menjadi sebuah pil, bisa menjadi obat mujarab, mulai dari depresi sampai penyakit jantung dan kanker.

Gelitik tawa biasanya terkait dengan rasa humor, yang melibatkan indera tubuh. Hasil riset menunjukkan bahwa tertawa memiliki efek positif terhadap jantung, paru, otot, otak dan system kekebalan (imunitas) tubuh kita.

Tertawa dan Kekebalan Tubuh

Tertawa meningkatkan imunitas tubuh melalui 2 cara :

  • Meningkatkan jumlah sirkulasi antibody di dalam aliran darah
  • Meningkatkan jumlah sel darah putih yang berfungsi dalam reaksi kekebalan tubuh untuk memerangi protein-protein asing  yang masuk ke dalam tubuh

Tertawa sama dengan melawan stress. Sistem imunitas tubuh dapat menurun akibat stress dan dapat meningkat kembali saat kita tertawa.

Tertawa dapat menurunkan tekanan darah dan merupakan cara jitu melepaskan rasa marah yang tertahan yang bisa memicu penyakit jantung. Tertawa berbahak-bahak juga dapat menolong orang-orang yang mengalami gangguan pernapasan seperti pada penderita emfisema (berkumpulnya udara dalam jaringan paru) dan asma. Adanya perubahan pola napas saat kita tertawa melatih paru-paru untuk membantu berlangsungnya proses pertukaran udara yang membersihkan paru-paru.

 

Tertawa Obat Mujarab

Jadikan tertawa sebagai bagian dari hidup Anda, tapi pertanyaannya, sudahkah Anda memiliki sense of humor? Pada dasarnya kita semua memiliki daya humor yang khas. Kumpulkan koleksi humor seperti cerita komedi, film atau komik lucu, atau cerita lucu dari internet.

 

Membuat Panjang Umur

Mungkin Anda baru menyadari betapa banyak waktu terbuang ketika kita terlalu serius bekerja atau dalam bersikap sehari-hari. Sebenarnya Tuhan menciptakan kita dnegan garis wajah tersenyum sejak lahir, tapi setelah menginjak dewasa kita jadi lebih serius karena begitu seringnya harus mempelajari sesuatu. Keceriaan lekat dengan anak-anak, bandingkan saja, seorang anak rata-rata tertawa sebanyak 400 kali per hari sementara orang dewasa, hanya sekitar 15 kali.

 

Coba kembalikan tawa Anda yang hilang 398 kali perhari dan lupakan sejenak keseriusan yang tengah Anda alami. Belajarlah untuk tertawa, agar Anda lebih sehat dan panjang umur.