mengapa ada rasa logam di mulut

mengapa ada rasa logam di mulut

Dysgeusia adalah kondisi yang ditandai oleh distorsi rasa dalam indera pengecap, dimana seseorang mengalami perubahan rasa saat mengecap makanan atau minuman. Ketika orang mengalami dysgeusia, dapat dideskripsikan rasa makanan yang dimakan berubah menjadi rasa logam, asin, busuk, atau tengik. Contoh, makan es krim malah menghasilkan rasa asin atau logam dalam mulut. Selain itu, beberapa orang yang terkena dysgeusia bahkan mengalami perubahan sensasi bau. Hal ini karena indera perasa dan pembau saling berhubungan. Namun yang paling umum terjadi karena efek dysgeusia adalah perubahan rasa, terutama rasa logam di dalam mulut.

Salah satu penyebab yang paling sering dysgeusia adalah perubahan hormonal dalam tubuh selama kehamilan, terutama pada trimester pertama. Rasa logam biasanya menghilang ketika hormon menstabilkan selama trimester kedua, tetapi ada cara untuk membalikkan kondisi hanya dengan mengkonsumsi makanan dan minuman tertentu. Heidi Murkoff dan Sharon Eisenberg Mazel, penulis “”What to Expect: Eating Well When You’re Expecting,”  menyarankan wanita hamil untuk, memerangi rasa logam dengan memfokuskan konsumsi berasa asam seperti jus jeruk, limun, makanan berbumbu, cuka yang cenderung meningkatkan produksi air liur, sehingga mengurangi rasa tidak enak di mulut Anda. Beberapa vitamin prenatal juga dapat menyebabkan rasa logam, sehingga konsultasikan dengan dokter kandunga Anda dan minta dokter Anda untuk beralih vitamin untuk membantu mengembalikan indera pengecap dan selera Anda menjadi normal kembali.

Selain faktor kehamilan, beberapa orang juga mungkin mengalami rasa logam serta indra penciuman menjadi berubah / tidak dapat mencium bau dengan benar. Indera pembau dan perasa terkait erat, ujung saraf di lidah Anda dapat merasakan iritasi di wilayah hidung. Rasa logam atau sensasi rasa yang berubah bisa juga disebabkan karena anda menderita demam, infeksi hidung, pilek karena alergi, sinusitis atau polip hidung [sumber: Danoff].

Obat dan Hal lain yang menjadi  penyebab rasa Logam di mulut

Ada banyak alasan lagi mengapa Anda mungkin rasakan rasa logam/besi yang tidak berhubungan dengan kehamilan atau indera penciuman. Yaitu karena faktor pemakaian antibiotik, anti-tiroid dan obat neurologis adalah beberapa jenis obat yang dapat menyebabkan dysgeusia. Orang sedang menjalani pengobatan dengan kemoterapi dan radiasi, serta orang yang sedang dalam pemulihan dari operasi di mana menggunakan bius/anestesi, sangat wajar jika mereka mengalami rasa logam selama dan setelah pengobatan. Mereka yang menderita kanker otak, daerah leher dan berbagai kondisi medis lainnya, seperti penyakit Bell palsy (disfungi safar wajah/stroke), penyakit diabetes, penyakit Parkinson, gastroesophageal reflux juga sangat mungkin mengalami  rasa logam di dalam indera pengecapnya sebagai dampak dari penyakit tersebut [sumber: Danoff].

Selain itu, gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok atau memiliki kesehatan gigi yang buruk juga dapat menyebabkan rasa logam yang busuk. Infeksi rongga mulut seperti gingivitis dan periodontitis sering menyebabkan gusi berdarah. Zat besi yang dilepaskan adalah akibat darah rusak di mulut dapat meninggalkan rasa logam yang kuat di area mulut belakang. Untuk mencegah penyakit gigi dan bakteri oleh gesekan lidah Anda, rajin-rajinlah sikat gigi dua kali sehari (atau setelah makan) dan flossing secara teratur.

Dysgeusia juga dapat disebabkan oleh kekurangan vitamin atau mineral, seperti B-12 atau seng. Namun juga dapat karena overdosis nutrisi tertentu seperti suplemen makanan atau makanan yang mengandung bahan-bahan yang berbahaya. Biasanya adalahj overdosis selenium, yakni mineral yang ditemukan dalam makanan laut, daging merah tanpa lemak, dan jenis kacang-kacangan tertentu dapat menyebabkan rasa logam. Konsumsi zat seng (zinc) yang berlebihan juga bisa menghasilkan kondisi ini sebagai efek samping.

Dan penyebab paling serius rasa logam adalah keracunan clupeotoxin. Biasanya terjadi setelah mengkonsumsi ikan laut dasar seperti sarden, herring, tarpons atau bonefish yang terkontaminasi dengan racun. Racun ini tidak hanya dapat menyebabkan mulut seseorang rasa seperti logam, tetapi korban dapat menjadi sakit keras, dan sekitar 50 persen kasus keracunan clupeotoxin dapat menyebabkan kematian. Tanda-tanda keracunan clupeotoxin selain dysgeusia, gejalanya jari tangan dan kaki, bibir dan hidung menjadi biru-biruan, muntah, diare, pusing, sakit perut dan penurunan tekanan darah [sumber: WebMD].

Meskipun penyebab paling umum dari rasa logam mudah/dapat diobati, namun jika kondisi ini terjadi terus-menerus dalam jangka waktu yang berkepanjangan, sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk diagnosis. [e_SdS]

Keywords:

  • batuk bau besi
  • tips mengatasi lidah logam
  • kenapa adem sari minum rasa logam
  • dahak kehijauan dan berbau besi tanda penyakit apa
  • cara menyembuhkan Dysgeusia
  • cara menghilangkan aroma tengik sehabis demam
  • bau logam saat minum
  • batuk seprti ada bau besi ditenggrokan
  • batuk dahak bau besi
  • batuk berbau