Tangguh berarti mampu merespons secara positif perkembangan dan peristiwa yang terjadi pada setiap anggota keluarga. Memiliki keluarga tangguh adalah harapan semua keluarga. Namun setiap keluarga memiliki perjalanan yang selalu dinamis, berubah dan berkembang sebagai respons terhadap perubahan anggota keluarga secara individual. Apalagi di jaman sekarang ini, keluarga mengahadapi lebih banyak lagi tantangan.

Membentuk keluarga tangguh, tidak saja berlaku bagi mereka yang sudah dikaruniai buah hati. Bagi pasangan yang belum dikaruniai putra dan putri, kesempatan emas untuk membuat fondasi keluarga tangguh bisa dibangun. Mulai dengan membina hubungan suami istri yang penuh kasih saying, senantiasa menciptakan suasana damai di rumah, saling terkait dalam suka maupun duka, hingga merencanakan bagaimana merencanakan hal ini semua pada anak-anak.

 

Selanjutnya, ini adalah gambaran sebuah keluarga tangguh seperti yang didapatkan oleh SDS yaitu:

  1. Memiliki system keyakinan dalam keluarga yang positif, hal ini memengaruhi cara keluarga memandang masalah, krisis dan peristiwa traumatic. Sudut pandang yang positif terhadap krisis akan membuat keluarga mampu mencari solusi-solusi efektif dalam mengatasi masalah.
  2. Memiliki hubungan antar anggota keluarga yang penuh kasih sayang, suasana damai, kebaikan (saling terkait dalam suka maupun duka).
  3. Dapat mengembangkan komunikasi yang efektif antar anggota keluarga.
  4. Memiliki kemampuan untuk mengenal dan menggunakan sumber-sumber kekuatan pribadi juga keluarga secara keseluruhan untuk saling membantu dan bangkit kembali dalam situasi krisis.
  5. Anggota keluarga berkomunikasi dengan pesan-pesan yang jelas, saling menghargai pendapat serta perasaan orang lain.
  6. Orangtua berperan sebagai sumber dan penggali ide, sekaligus mendorong anak-anak untuk mengungkapkan ide-ide mereka.

Keywords:

  • ciri keluarga harmonis