Anda suka mengajak si kecil saat bertamu ke rumah kerabat? Agar tidak ada adegan yang memalukan, bekali buah hati Anda dengan tata karma bertamu yang baik.

Bagi Anak yang berusia 3 – 4 tahun lebih mampu menangkap cara bertata karma yang baik dengan mencontoh. Ketika disuguhkan makanan kecil, misalnya , jangan langsung mencomot tetapi menunggu sampai tuan rumah menawarkan. Setelahnya ajak anak untuk mengucapkan terima kasih kepada tuan rumah.

Anda juga bisa mengajarkan tata karma bertamu dengan memberikan arahan kepada anak. Cukup dengan kalimat-kalimat pendek agar anak mudah mengerti. Misalnya , “Ayo, Nak, ambil satu kuenya lalu bilang terima kasih sama Tante”, atau “ Jangan diminum dulu ya, Nak.”

Cara lain yang bisa Anda coba :

  • Bermain tamu-tamuan

Minta dia melakukan peran yang berbeda – beda , menjadi tuan rumah lalu jadi tamu. Manfaatkan ruang tamu yang ada dan perlengkapan jamuan yang sebenarnya, seperti cangkir, atau kue-kue sehingga si kecil merasa sedang bertamu sungguhan. Lalu, sampaikan tata karma saat dia menjadi tamu atau tuan rumah. Misalnya, Anda bisa dengan sengaja mencuil kue yang disuguhkan untuk tamu. Lalu sampaikan bahwa perilaku seperti itu tidak sopan.

  • Menonton film

Pilihkan film yang salah satu adegannya menyajikan tata cara bertamu. Sambil menonton, sampaikan aturan-aturan yang hendaknya diperhatikan saat kedatangan tamu atau berkunjung ke rumah orang lain. Gunakan bahasa yang mudah dimengerti.

  • Membacakan buku

Carilah buku bergambar yang bercerita tentang berkunjung ke rumah orang lain. Baca bersama, kemudian minta dia menceritakan kembali atau berkomentar setelah dibacakan buku cerita, untuk mengetahui sejauh mana pemahaman anak tentang isi buku tadi.

Bagi orang tua juga memiliki batasan-batasan tersendiri ketika mengajarkan tata karma kepada anaknya. Memarahi anak di depan umum ketika dia gagal bersopan santun, sama sekali bukan cara yang efektif untuk membuat anak memahami tata karma. Jangan hokum anak di depan tamu ataupun menyuruhnya bertata karma dengan omelan.Misalnya “kamu tidak sopan , ya!” Anak-anak tidak akan mengangkap maksud Anda. Penggunaan kalimat-kalimat negatif juga mengekang kemandirian dan keinginan anak untuk berekslporasi. Sebaiknya Anda menggunakan kalimat-kalimat seperti ,”Tunggu dulu ya, Nak” Ketika anak mau mencomot kue. Atau bilang, : Ayo , Nak, duduk di sini,”ketika anak mulai berkeliaran di rumah tamu.

Sedikit tips untuk orang tua jika bertamu ke rumah kerabat

  • Ketika Anda harus bertamu cukup lama, beri anak kegiatan, misalnya membawakan buku cerita atau mainan kesukaannya sehingga dia tidak bosan dan merengek-rengek minta pulang.
  • Bawa makanan sendiri untuk anak kalau dia mempunyai alergi terhadap makanan tertentu sehingga Anda tidak merepotkan tamu.