Jeruk adalah salah satu jenis buah yang tak mengenal musim. Buah dengan cita rasa segar ini mempunyai puluhan varietas. Walaupun berbeda warna, bentk dan rasa. Jeruk umumnya memiliki kesamaan, yaitu kaya akan kandungan antioksidan, tinggi mineral dan vitamin C. Mari kita mengenal lebih jauh mengenai Jeruk bersama Sharing Di Sana.

Jeruk Lemon (Citrus Medica Linn)

Di samping vitamin C yang melimpah, jeruk lemon juga kaya akan vitamin B, E, natrium dan beberapa mineral mikro untuk meningkatkan system imunitas (kekebalan) melawan virus penyebab flu. Flavonoid jeruk lemon bermanfaat menghalangi oksidasi LDL dan pencegah kanker sehingga menghindari penyebab gangguan jantung dan stroke. Baik dikonsumsi untuk mendapatkan serat pektin yang membantu menurunkan kadar kolesterol.

 

Jeruk Orange / Jeruk Manis (Citrus Aurantium)

Ciri fisiknya, kulitnya mudah dikupas, rasanya manis dan berair. Biasanya dikonsumsi langsung, selain dikalengkan. Kandungan pectin pada daging dan kulit jeruk dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Sedangkan gula buahnya dapat memulihkan energi dengan cepat. Jeruk kaya akan serat (dietary fiber) yang dapat mengikat zat karsinogen di dalam saluran pencernaan, mengatasi sembelit dan kanker kolon. Di dalam 100 gram jeruk manis terkandung energy 51 kkal, protein 0,9 gram, lemak 0,2 gram dan kerbohidrat 11,4 mg.

 

Jeruk Bali (Citrus Maxima)

Jeruk bali bentuknya besar dengan daging buah berwarna putih atau merah muda. Jeruk ini memiliki cita rasa manis, asam dan segar karena banyak mengandung air. Jeruk bali mengandung vitamin B, provitamin A, vitamin B1 serta B2 dan asam folat. Setiap 100 g jeruk bali mengandung energy 53 kkal, protein 0,6 g, lemak 0,2 gram, karbohidrat 12,2 gram, retinol 125 mcg, kalsium 23 mg dan fosfor 27 mg. Kandungan lain seperti flavonoid dan lycopene menjadikan buah ini semakin kaya akan zat-zat yang bermanfaat bagi kesehatan , melancarkan saluran pencernaan, menjaga kesehatan kulit, mencegah konstipasi dan anemia.

 

Jeruk Limau

Bantuknya lebih kecil dari jeruk nipis, berwarna hijau kekuningan, aromanya harusm dan rasanya asam. Sangat cocok untuk olahan seafood, campuran sambal dan acar. Selain kaya akan gizi, seperti bioflanid, minyak atsiri limonene, asam sitrat, linanlin asetat dan fellandren dapat menyembuhkan batuk, demam, meningkatkan gairah dan membuat suara menjadi merdu.

 

Jeruk Nipis (Citrus Auranfolia)

Ciri fisiknya, kulit berwarna hijau mengkilat, dagingnya kekuningan dan rasanya sangat asam. Dalam 100 gram jeruk nipis, nutrisi yang terkandung di dalamnya berupa vitamin C 27 mg, kalsium 40 mg, fosfor 22 miligram, hidrat arang 12,4 gram, vitamin B 10,04 mg, zat besi 0,6 mg, lemak 0,1 gram, kalori 37 kkal, protein 0,8 gram dan air 86 gram. Luar biasa, bukan? Tak heran jika bisa dimanfaatkan untuk menghadang amandel, malaria, ambient, sesak nafas, flu, batuk, sakit panas, terlambat haid, kelelahan, bau badan dan keriput.

 

Keywords:

  • manfaat jeruk baby
  • manfaat jeruk bayi