Menjalani pola makan sehat tak berarti dilarang makan di restoran. Dengan sedikit usaha, Anda bisa tetap sehat meski seringkali terpaksa makan di luar.

Berikut Sharing Di Sana akan berbagi trik agar kita tetap makan sehat

  • Buat variasi dalam menu sehari-hari

Masakan yang sehat adalah yang alami dan tidak melewati terlalu banyak proses pengolahan. Namun variasi dalam menu setiap hari juga sangat penting. Siapa tahu dengan cara itu Anda justru menemukan menu-menu favorit yang baru. Selain itu, Anda tak mudah bosan dengan masakan di rumah sehingga tak tergoda untuk sering-sering memesan makanan dari restoran terdekat. Selain alasan tersebut, alasan yang lain yang perlu diingat adalah karena tak ada satu pun bahan pangan yang kandungan gisinya lengkap. Dengan menu yang bervariasi, maka tubuh bisa mendapatkan zat-zat gizi yang lengkap.

 

  • Beranikan diri membuat order khusus

Sebelum memesan makanan, beranikan diri bertanya kepada pelayan mengenai menu yang disajikan, mulai dari bagaimana makanan disiapkan hingga seberapa besar porsinya. Jika porsi nasi terlalu banyak, Anda bisa minta setengahnya. Kalau sayurannya menurut Anda kurang, mintalah porsi yang lebih besar. Untuk masakan yang terlanjur disajikan dalam porsi besar, Anda bisa berbagi dengan seorang teman.

Jika cara memasaknya tidak cocok dengan pola sehat Anda, biacarakan baik-baik dengan pelayan. Misalnya Anda memesan nasi goreng. Bila mereka memasaknya sangat berminyak dan ditambah terlalu banyak bakso dan jeroan ayam, Anda bisa minta dibuatkan nasi goreng vegetarian dengan menggunakan sedikit minyak, porsi nasinya dikurangi, tapi diberi banyak sayuran serta ditambah telur saja.

Jika salad yang Anda pesan disajikan dengan saus (salad dressing) yang tergolong tinggi kalori, misalnya saus thousand island, Anda bisa meminta agar saus dipisahkan dari sayurannya. Dengan begitu Anda bisa mengambil saus secukupnya saja. Atau Anda bisa minta ganti saus lain yang lebih rendah kalori.

Sebelum pesanan datang, pastikan Anda sudah minum cukup jus buah dan air putih atau lemon tea, hindari soft drink. Dengan begitu ketika tiba waktunya makan, Anda tidak makan terlalu banyak. Begitu juga kalau ditawarkan makanan pembuka, pilihlah salad sayuran segar atau sup sayur bening, hindari sup atau soto yang berkuah kental dan berlemak.

 

  • Pandai pandai memilih tempat makan

Kini rumah makan yang khusus menyediakan masakan sehat juga sudah ada. Ada restoran yang menyediakan makanan sehat dengan bahan-bahan organik, ada juga yang menjual makanan vegetarian. Namun jika kantor Anda jauh dari restoran sehat semacam itu, dan memesan katering pun tidak mungkin, pandai-pandailah memilih tempat makan dan menunya.

Pilihlah restoran yang memungkinkan Anda cukup mendapatkan sayuran, baik sayuran yang dimasak maupun sayuran segar yang disajikan dalam bentuk lalap atau salad dan aneka jus. Hindari sedapat mungkin restoran yang mayoritas menunya terdiri dari makanan yang kaya lemak jenuh dan tinggi kalori. Beberapa restoran yang memungkinkan kita merebus dan memilih sendiri bahan-bahan yang terdiri dari sayuran dan seafood adalah contoh yang lebih sehat.

Kejelian kita memilih menu juga menentukan keberhasilan pola makan sehat kita. Misalnya di restoran fast food sekarangpun terdapat salad atau sup sayuran. Sedangkan di restoran padang memang tidak bisa mendapatkan sayuran segar tetapi Anda bisa menggantinya dengan memesan 2 porsi lalap daun singkong sebagai teman makan nasi dan sepotong ayam pop misalnya.

 

  • Siapkan stock makanan sehat di rumah

Sediakan selalu aneka buah dan sayuran segar, terutama yang Anda sukai, dalam jumlah yang cukup. Buah untuk dimakan begitu saja maupun untuk dibuat juice setiap pagi, sayuran untuk dimasak atau khusus untuk lalap atau dibuat salad. Lebih baik lagi jika sayuran dan buah-buahan tersebut adalah produk organik, karena bisa mengurangi masuknya toksin ke dalam tubuh Anda.

Siapkan sumber pati yang kaya vitamin seperti roti gandum yang baru diproduksi dan beras merah. Juga snack sehat seperti kismis, kacang kedelai rebus, kacang almond, kacang pistachio, atau Anda juga bisa mulai belajar memasak sendiri aneka snack sehat. Jangan lupa, sayuran seperti mentimun, wortel mini, atau buncis mini juga bisa dijadikan camilan. Jika sulit berpisah dengan cokelat, sediakan juga cokelat masak pekat (dark cooking chocolate). Belilah susu kedelai dan yogurt sebagai pengganti susu sapi. Dan ingat, telur dan ikan segar lebih sehat sebagai sumber protein hewani dibandingkan daging sapi yang kaya lemak. Tambahkan protein nabati seperti tahu dan tempe.

Dengan memiliki stok makanan minuman sehat di rumah, Anda juga lebih mudah menyiapkan bekal yang sehat.

 

  • Sempatkan membuat jurnal

Buatlah catatan setiap minggu, berapa kali Anda makan di luar selama seminggu tersebut, baik ketika di kantor maupun ketika berada di rumah. Hitung berapa kali Anda mengkonsumsi makanan tak sehat dalam smeinggu itu. Jika Anda semakin mahir memilih menu sehat ketika makan diluar, catatan Anda mengkonsumsi makanan tidak sehat semakin hari semakin berkurang.

 

  • Jika menghadiri pesta

Orang cenderung lapar mata jika menghadiri pesta. Karena tidak mungkin order makanan khusus, pilihlah makanan yang paling Anda inginkan saja dua atau tiga macam dan kombinasikan dengan sayur dan salad. Tetap hindari makanan yang harus Anda pantang karena alasan kesehatan, dan nikmati makanan Anda.

 

  • Dalam perjalanan

Dalam perjalanan, Anda belum tentu bisa memilih makanan yang Anda inginkan. Karena itu sebelum berangkat, usahakan untuk mencari informasi seputar jajanan di sekitar tempat yang akan Anda kunjungi. Jangan lupa, tetap siapkan bekal berupa snack sehat, air putih maupun buah yang bisa dimakan begitu saja. Bekal itu bisa membantu menahan lapar sebelum Anda menemukan tempat yang menjual makanan sehat.

 

  • Katering makanan sehat

Jika membawa bekal dari rumah tidak memungkinkan, sementara di sekitar kantor tidak ada tempat makan yang menyediakan makanan sehat, cobalah katering. Sekarang ini sudah ada beberapa katering yang khusus menerima pesanan makanan sehat. Jus buah segar pun sekarang bisa dipesan dan bisa diantar langsung ke alamat. Yang perlu Anda lakukan hanyalah memilih katering yang rasa masakannya paling cocok dengan lidah Anda.

 

  • Siapkan bekal tiap hari

Idealnya, setiap hari sebaiknya membawa bekal makan siang jika di sekitar kantor tidak tersedia restoran atau kantin yang menyediakan makanan sehat. Selain lebih sesuai dengan selera, Anda tahu pasti bahwa makanan Anda dimasak tanpa tambahan MSG atau bahan tambahan lain yang berbahaya. Anda juga bisa memastikan sayurnya tidak direbus atau ditumis terlalu lama. Jika waktunya singkat, Anda bisa membawa buah atau sayuran saja. Sayuran bisa dalam bentuk segar atau direbus sebentar. Jadi kalaupun Anda membeli makanan di sekitar kantor yang belum tentu menyediakan cukup sayuran atau buah segar, bekal Anda bisa dijadikan menu tambahan.