Dalam  kehidupan sehari – hari, dalam mengonsumsi makanan, kita sesungguhnya tidak terlepas dari berbagai jenis lemak. Misalnya kita makan pisang goreng, minyak untuk menggorengnya pun adalah lemak. Kita makan buah alpukat, yang terkandung di dalamnya pun lemak. Namun, lemak yang selama ini sebagai biang keladi dari berbagai macam penyakit seperti penyakit jantung dan pembuluh darah, fatty liver (perlemakan hati), kegemukan, gangguan kecil seperti jerawat, mempunyai banyak jenis. Jadi, bukan berarti kita harus menghindari makan kacang kulit yang konon, sebagai sumber penyebab jerawat atau setelah makan jangan minum jus alpukat nanti akan menjadi gemuk. Selain itu, kita harus bijak dalam memilih makanan yang mengandung lemak yang baik bagi tubuh kita.

SATURATED FAT

Inilah lemak yang dikenal dengan lemak jenuh yang membeku pada suhu ruang yang terdapat pada makanan yang mengandung susu (diary product) dan lemak pada hewan. Lemak ini juga terdapat pada tumbuhan seperti minyak kelapa dan minyak sawit. Makanan seperti cake, biskuit, makanan siap saji, merupakan sumber dari lemak jenis ini dan menjadi penyebab tingginya kolesterol pada darah serta menambah risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

POLYUNSATURATED FAT

Biasanya terdapat pada lemak nabati termasuk minyak bunga matahari, kedelai, dan minyak sunflower serta aneka jenis kacang-kacangan serta biji-bijian. Termasuk ikan yang berlemak seperti salmon, tuna, dan sardin. Asam lemak Omega 3 terdapat pada ikan dan Omega 6 terdapat pada minyak nabati tadi. Lemak jenis ini mencair pada suhu ruang dan dapat menurunkan kolesterol serta mengurangi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

MONOSATURATED FAT

Terdapat pada minyak canola, minyak zaitun, dan terdapat pula pada alpukat, kacang-kacangan serta biji-bijian. Selain juga pada daging yang tidak berlemak. Lemak jenis ini sebagian besar mencair pada suhu ruang, tapi bisa menjadi lebih padat bila berada pada suhu dingin. Lemak jenis ini dapat juga membantu menurunkan kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

TRANS FAT

Biasanya terdapat pada makanan siap saji dan makanan yang diproses menggunakan shortening (bisa dikenal dengan mentega putih) dan beberapa jenis margarin. Lemak ini memang sangat baik dalam segi konsistensi bentuk untuk pembuatan cake, hiasan buttercream, serta produk pastry. Lemak ini walaupun terbuat dari lemak nabati dapat menaikkan kadar kolesterol jahat yaitu LDL ( Low Density Lipoprotein) dan ini sama dengan jenis saturated fat. Dan ini dapat menurunkan kadar HDL ( high density lipoprotein ) dan dapat penyebabkan penyakit jantung.

KOLESTEROL

Hanya terdapat pada lemak hewani. Kolesterol diproduksi di dalam tubuh secara alami termasuk manusi walaupun kita tidak mengkonsumsinya. Jika kolesterol terlalu banyak di dalam tubuh kita akan menyebabkan gangguan pada pembuluh darah. Jadi, penyebab kolesterol tinggi adalah karena mengkonsumsi saturated fat secara berlebihan.

STEROL

Terdapat pad tumbuhan (nabati). Sterol di dalam tumbuhan menghalangi penyerap dari kolesterol dan pengurang tingkat kolesterol di dalam darah.

Jadi, tidak semuanya yang berlemak itu jahat. Contohnya mengonsumsi alpukat sangat baik untuk tubuh kita. Yang menjadi penyebab kegemukannya adalah asupan gula dan susu pada campuran jus alpukat itu sendiri. Sementara bila kita menyantap steak salmon, pilihlah saus berkandungan lemak yang baik, bukan disiram dengan saus krim yang penuh dengan kandungan saturated fat. Mengonsumsi daging pun bukan berarti tidak sehat. Pada bagian tertentu seperti pada has dalam, kandungan monounsaturated fat-nya sangat baik untuk tubuh kita.