Aneka warna yang dilihat oleh mata manusia sebenarnya merupakan pencaran cahaya yang terdiri dari gelombang – gelombang elektromagnetik. Masing-masing warna memancarkan gelombang elektromangnetik dengan panjang berlainan, yang diukur dengan satuan nanometer (10-6 meter). Nah gelombang ini akan membentu suatu spektrum warna.

Semua manusia dilahirkan dalam keadaan buta warna. Tetapi hal ini hanya berlangsung sampai usia 6-8 bulan. Sesudah itu bayi memasuki masa transisi, ketika ia mulai dapat membedakan warna. Tetapi pada beberapa bayi, masa transisi ini tidak berjalan mulus, sehingga mereka menjadi buta warna.

Buta warna pada seseorang ditentukan oleh gen-gen (faktor keturunan) yang dimiliki. Pengidap buta warna mengalami kelainan bawaan berupa kekurangan pigmen peka cahaya pada salah satu atau lebih sel kerucut di retina, dan atau kekurangan jumlah sel-sel kerucut itu sendiri. Kelompok khusus ini kebanyakan adalah kaum pria karena kelainan genetik yang terjadi dipengaruhi jenis kelamin. Wanita juga dapat memiliki gen buta warna, tetapi ia akan menurunkan kelainan ini pada anak laki-lakinya.

Berikut Jenis buta warna menurut Sharing Di Sana

  1. Buta warna sejati atau monokromatis, yaitu keadaan bila seseorang melihat segalanya hanya berwarna hitam, putih, dan abu-abu. Tetpi buta warna sejati jarang sekali terjadi.
  2. Buta warna hijau dan kuning, kasus buta warna ini lebih sering terjadi, yaitu seseorang tidak dapat membedakan warna-warna tertentu saja. Lebih kurang delapan persen pria dan 0,5 persen wanita ras Kaukasia mengalami buta warna. Sedangkan kasusu buta warna pada ras Asia lebih rendah.
  3. Buta warna hijau dan merah, merupakan dua tipe yang paling sering dijumpai. Pengidap buta warna hijau yang berat sangat sulit membedakan antara warna jingga, hijau, coklat dan merah. Sedangkan pengidap buta warna merah yang berat tidak dapat membedakan semua warna merah (merah darah, merah tua, pink dan sebagainya?
  4. Buta warna biru sangat jarang terjadi, selain rasa malu dan tidak nyaman, pada umumnya buta warna jarang menimbulkan masalah besar bagi pengidapnya. Namun demikian, ada beberapa bidang pekerjaan tertentu yang bisa membutuhkan kepiawaian dalam membedakan warna, misalnya pilot, masinis, atau ahli listrik. Profesi tersebut tentunya tidak cocok bagi pengidap buta warna.

Walaupun saat ini belum ditemukan cara pengobatan untuk buta warna, ada beberapa alternatif untuk memudahkan penderitanya, antara lain :

* Gunakan warna-warna kontras

* Gunakan nomor kode untuk menandai daerah-daerah pada peta

* Jika perlu memberi warna pada barang-barang tertentu, gunakan warna biru, kuning, putih dan hitam , agar mudah membedakannya

* Jika perlu gunakan warna sebagai inidkator/tanda pada suatu benda, sebaiknya tempelkan label catatan di sampingnya.

 

Keywords:

  • apakah bubuk beras merah dapat menyembuhkan butawarna