bijak menyikapi PHK

bijak menyikapi PHK

Tidak ada orang yang menginginkan untuk di pecat (PHK/pemutusan hubungan kerja), dimana dalam kondisi membutuhkan uang dan pekerjaan tersebut. Terus meratapi nasib, tentu bukan jalan keluar yang baik. Nah, berikut Sharing di Sini Tips Bijak Menyikapi PHK.

1. Beri waktu

Beri sedikit waktu untuk instrospeksi diri, merenung dan menentukan langkah berikutnya. Panik adalah hal yang wajar terjadi, namun sebaiknya kepanikan dihindari dengan berserah diri pada Tuhan YME yang mengatur segala rejeki dan nasib kita. Seperti saat Anda harus kehilangan sesuatu yang berharga dalam kehidupan Anda, sehingga butuh waktu untuk pulih dan bangkit kembali dari keterpurukan. Yang terpenting, jangan pernah menyalahkan siapapun,  termasuk diri Anda apalagi sampai berbuat sesuatu yang merusak, merugikan dan menyakiti jiwa raga anda sendiri. Ikhlas dan anggap hal tersebut sudah bukan jodoh dan rejeki Anda.

2. Menghibur diri

Gunakanlah waktu transisi kosong Anda untuk melepaskan beban fikiran, sebagai upaya melepaskan stres dan menghibur diri. Yang dapat Anda lakukan adalah mengerjakan segala sesuatu yang tidak sempat Anda lakukan saat Anda disibukkan dengan rutinitas bekerja di kantor. Yaitu seperti berlibur sejenak, berolahraga, mengisi waktu dengan kebersamaan bersama keluarga dan teman, sehingga Anda dapat mengumpulkan semangat optimis dan perspektif positif yang baru.

3. Ambil pekerjaan transisi

Ambil pekerjaan yang bersifat transisi, seperti kerja paruh waktu, beberapa perkerjaan permanen (contohnya proyek tertentu) atau pekerjaan trasisi yang berkaitan dengan hobi Anda, misalnya fotografi, merias, catering masakan, desain grafis, dll. Selain untuk mempertahankan kondisi keuangan, pekerjaan tersebut akan memacu mental dan semangat Anda sebelum mencari pekerjaan yang baru. Tak jarang orang justru bahagia dan menikmati dengan pekerjaan ini. Sehingga banyak dampak dari PHK yang semula tidak diinginkan ternyata menjadi pintu awal bagi rejeki baru yang lebih baik, merubah nasib seseorang menjadi seorang enterpreneur/wirausaha.

4. Kembangkan potensi diri dan Lebih kreatif

Kembangkanlah berbagai macam keahlian dan skill Anda. Buat jadwal khusus agar pikiran Anda terfokus dan tak mudah terkena stres. Upaya ini juga bermanfaat untuk menambah nilai plus pada curriculum vitae (CV) anda, untuk melamar dan mendapatkan pekerjaan kembali yang lebih baik.

5. Selalu semangat dan Berusaha mendapatkan yang lebih baik

Nah, jika masa transisi sudah berhasil anda lewati dengan cerdas, kini saatnya Anda mulai action untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya, dapat melalui internet, media massa, teman, saudara, dll. Perluas jaringan dan jaga hubungan komunikasi Anda karena hal ini masih merupakan salah satu cara efektif mendapatkan pekerjaan. Cari perusahaan dengan visi dan nilai yang sesuai jiwa dan kemampuan Anda, sehingga Anda bekerja dengan sepenuh hati dan mencintai pekerjaan Anda dengan sungguh-sungguh . Perusahaan lebih tertarik pada Anda yang memiliki gairah untuk perusahaan daripada mereka yang hanya tertarik pada nominal di dalam slip gaji saja. Agar dilirik, buatlah resume (curriculum vitae) dan surat lamaran pekerjaan Anda secara unik, menarik dan tanpa dibuat-buat.

6. Bersyukur

Dalam keadaan apapun, walaupun belum mendapatkan pekerjaan yang terbaik sesuai keinginan, tetaplah bersyukur.  Teruslah berusaha dan memohon kepadaNya untuk mendapatkan rejeki yang terbaik untuk Anda. Dalam keseharian Anda, teruslah berusaha berbuat kebaikan terhadap sesama, maka kebaikan pun akan menghampiri Anda. Pasti, selalu ada pekerjaan untuk orang baik seperti Anda. [e_SdS]

Keywords:

  • yhs-ddc_bd